Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atasi Isu Sosial Proyek Geothermal, GSI Kenalkan Pendekatan Berbasis Sepak Bola di IIGCE Ke-12

Ramdani Bur , Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2026 |18:00 WIB
Atasi Isu Sosial Proyek Geothermal, GSI Kenalkan Pendekatan Berbasis Sepak Bola di IIGCE Ke-12
Ketua GSI bersama Direktur PGE. (Foto: Dok. GSI)
A
A
A

2. Menatap Target 2030

Ketua GSI, Carson Hakama, menekankan bahwa investasi energi masa depan harus berjalan beriringan dengan pembangunan nilai-nilai kemanusiaan di sekitar wilayah operasional. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh terlepas dari upaya membangun rasa saling percaya dan menghadirkan dampak langsung yang dirasakan oleh warga setempat.

“Pengembangan panas bumi bukan hanya tentang menghasilkan megawatt, melainkan juga membangun kepercayaan dan manfaat sosial. GSI ingin hadir sejak awal sebagai bagian dari masyarakat dengan mendengar, melibatkan generasi muda, dan menciptakan program sepak bola yang berkelanjutan,” ungkap Carson Hakama.

Dukungan serupa mengalir dari para pelaku industri dan pengembang energi panas bumi nasional seperti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT PLN (Persero). Kedua BUMN tersebut sepakat bahwa penerimaan publik dan pembentukan rasa memiliki (sense of belonging) dari warga lokal merupakan kunci utama keberhasilan proyek jangka panjang.

Ketua GSI bersama Direktur PGE. (Foto: Dok. GSI)
Ketua GSI bersama Direktur PGE. (Foto: Dok. GSI)

“Panas bumi merupakan energi masa depan Indonesia. Menurut PGE, keberlanjutan berarti memastikan energi bersih tumbuh bersama masyarakat. Kolaborasi melalui sepak bola dapat memperluas ruang dialog, memperkuat kapasitas generasi muda, dan melengkapi penyelesaian isu sosial,” papar Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Edwil.

Senada dengan Edwil, Vice President PLTP IPP dan Kemitraan PT PLN (Persero), Dicky Saputra, menyebut sepak bola sebagai bahasa universal yang mampu merobohkan sekat komunikasi antara industri dan warga sekitar. Ke depan, model kolaborasi multisektor yang melibatkan pemerintah, pengusaha, akademisi, PSSI, hingga komunitas media ini diharapkan dapat direplikasi di seluruh WKP di Indonesia.

“Melalui program seperti ini, kita tidak hanya mendukung mimpi dan prestasi anak-anak di sekitar wilayah proyek, tetapi juga membangun rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerahnya,” kata Dicky Saputra.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement