JAKARTA - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) merayu Pep Guardiola agar mau menjadi pelatih Timnas Italia. Saat ini, pelatih asal Spanyol itu masih menganggur usai kontraknya berakhir bersama Manchester City.
Direktur Teknik FIGC yang baru, Paolo Maldini, penasihatnya, Leonardo, terbang ke Barcelona, Spanyol untuk berbicara dengan mantan bos Man City tersebut, melansir Sky Sport, Selasa (21/7/2026).
Masih belum diketahui apakah Guardiola menginginkan posisi sebagai pelatih Timnas Italia. Namun, FIGC sedang melakukan upaya konkret untuk membawanya sebagai pelatih tim nasional.
Kandidat lain untuk peran tersebut adalah Roberto Mancini dan Andrea Pirlo.
Maldini dan Leonardo berbicara dengan Guardiola selama tiga hari. Mereka menjelaskan proyek untuk tim nasional Italia.
FIGC mendatangkan Maldini dan Leonardo sebagai bagian dari perombakan besar-besaran di sepak bola Italia setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Tugas mereka adalah menemukan pengganti Gennaro Gattuso, yang meninggalkan posisinya setelah gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Guardiola kini berstatus bebas transfer untuk pertama kalinya dalam satu dekade setelah mengakhiri masa baktinya selama 10 tahun di Manchester City. Ia memenangkan 20 trofi selama masa baktinya di klub tersebut dan mencatatkan rasio kemenangan 70,8 persen.
Italia gagal lolos ke tiga turnamen besar terakhir sejak memenangkan Kejuaraan Eropa 2021 di bawah asuhan Mancini.
Berbicara kepada Sky Sports setahun sebelum meninggalkan Etihad, Guardiola mengungkapkan ia akan beristirahat dari sepak bola ketika masa jabatannya di City berakhir.
Setelah pengumuman resmi kepergiannya, Guardiola menegaskan kembali hal ini. Ia mengatakan keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya.
"Tidak ada rencana untuk (melatih-red) untuk sementara waktu. Jika tidak, saya akan berada di sini. Saya perlu mundur. Saya tidak akan (melatih-red) untuk sementara waktu," katanya selama konferensi pers terakhirnya di Manchester City.
"Saya merasa saya tidak akan memiliki energi setiap hari, dengan ekspektasi untuk berjuang memperebutkan gelar. Saya tahu diri saya sendiri, saya memiliki energi itu, tetapi saya merasa saya tidak akan memilikinya (di masa depan-red)," ucapnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.