Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persib Bandung dan Persija Jakarta Sama-Sama Ganti Pelatih, Bagaimana Kekuatan Igor Tolic vs Shin Tae-yong?

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 16 Juli 2026 |11:12 WIB
Persib Bandung dan Persija Jakarta Sama-Sama Ganti Pelatih, Bagaimana Kekuatan Igor Tolic vs Shin Tae-yong?
Shin Tae-yong vs Igor Tolic. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone, Instagram/persib)
A
A
A

BANDUNG — Peta persaingan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim 2026-2027 dipastikan semakin memanas. Dua klub rival abadi, Persib Bandung dan Persija Jakarta, kompak melakukan perombakan di kursi juru taktik dengan mengusung filosofi kepelatihan yang sangat kontras.

Persib Bandung memilih Igor Tolic untuk melanjutkan tongkat estafet kesuksesan klub. Pelatih asal Kroasia tersebut ditunjuk sebagai suksesor Bojan Hodak dengan misi besar mempertahankan dominasi Pangeran Biru, baik di kompetisi domestik maupun di level internasional.

Tolic dibekali kedalaman taktik Eropa modern dengan formasi dasar bertahan 4-3-3. Kelebihan utama Tolic adalah adaptasi yang cepat, mengingat dirinya sudah menjadi bagian dari tim juara Persib selama tiga musim terakhir.

1. Adu Kekuatan

Demi mendukung taktiknya, Tolic mendaratkan enam penggawa anyar berkualitas. Lini serang dan bertahan Persib kini diperkuat nama-nama beken seperti Gabriel Mutombo, Sandy Walsh, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, Gakuto Notsuda, dan Balsa Sekulic.

Di kubu seberang, Persija Jakarta membuat gebrakan besar dengan meminang Shin Tae-yong (STY). Kehadiran mantan arsitek Timnas Indonesia ini langsung melambungkan gairah The Jakmania yang merindukan standar kedisiplinan tinggi serta mentalitas petarung di dalam tim.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

STY langsung merombak masif komposisi Macan Kemayoran dengan mendatangkan tujuh pemain baru. Mereka adalah Kyohei Yoshino, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Pratama Arhan, Victor Dethan, Aqil Savik, hingga bek kanan Kerim Memija.

Dalam hal taktik, STY menerapkan sepakbola pragmatis yang mementingkan hasil ketimbang estetika permainan, hal itu sempat terlihat saat ia menangani Timnas Indonesia. Namun, pada awal perkenalan, juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan akan tampil berbeda dan membuat Persija bermain lebih menyerang.

Terlepas dari strategi apa yang akan dimainkan nanti, menariknya kehadiran Arhan dan bertahannya Witan Sulaeman mengindikasikan STY bakal mengandalkan alumni Timnas Indonesia di eranya, bahkan rumornya Marselino Ferdinan serta Asnawi Mangkualam ikut dibidik.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement