Arsenal diketahui mendapatkan suntikan dua gol dari Kai Havertz (Jerman), dua gol Leandro Trossard (Belgia), dan satu gol Viktor Gyokeres (Swedia) selama fase grup berlangsung. Lalu di babak 32 besar, Havertz kembali mencetak gol meski pada akhirnya Jerman gugur karena kalah adu penalti dari Paraguay serta satu lagi adalah Gabriel Martinelli yang sukses mengantarkan Brasil lolos ke babak 16 besar.
Kejutan terbesar datang dari tanah Inggris, di mana Crystal Palace justru mengangkangi tim-tim raksasa Premier League lainnya dalam urusan produktivitas gol. Sebut saja seperti Liverpool, Manchester City, hingga Manchester United.
Mengemas 7 gol yang disumbangkan oleh trio andalan mereka, yaitu Ismaila Sarr (3 gol untuk Senegal), Daichi Kamada (2 gol untuk Jepang), dan Daniel Munoz (2 gol untuk Kolombia).
Para pemain Sunderland tampil kolektif dengan 7 gol dari 5 pemain berbeda. Brian Brobbey menjadi pendulang utama dengan 3 gol bagi Belanda, disusul sumbangan masing-masing satu gol dari Granit Xhaka (Swiss), Habib Diarra (Senegal), Wilson Isidor (Haiti), dan Nilson Angulo (Ekuador).
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.