"Saya pernah menjadi sosok penting. Pernah gagal, pernah mendapat kasih sayang, dan juga tuntutan. Di saat-saat paling sulit bagi klub ini, saya selalu berusaha hadir untuk membantu dengan cara apapun," tuturnya.
Selama jadi bagian tim dan tinggal di Kota Kediri, kiper kelahiran Piacatu, Sao Paulo, Brasil, ini merasa dapat sambutan hangat. Hal itu didapatkannya bari dari manajemen, tim pelatih, rekan setim, dan para suporter.
"Saya akan selalu mengingat kemenangan di Brawijaya. Kasih sayang yang saya dan keluarga saya terima. Serta orang-orang baik yang saya temui di klub dan kota ini," ujarnya.
Kiper berpostur 192 cm itu pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak.
"Sudah tiba waktunya bagi saya untuk mengucapkan perpisahan dengan klub ini yang akan selalu terkenang dalam ingatan saya. Saya tinggalkan di sini rasa kasih, terima kasih, dan rasa hormat saya. Terima kasih banyak dan salam hangat untuk semuanya," ucapnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.