"Dari situ kita bisa terlihat bagaimana Jakmania memang konsen sekali untuk menjaga keamanan dan ketertiban apalagi di kotanya, apalagi di Jakarta gitu loh," tambah pria berkacamata itu.
Walau demikian, Diky mengatakan pada akhirnya The Jakmania kembali berlapang dada. Ia mengungkapkan, situasi ini tentu tidak diinginkan semua orang dan berada di luar kendali The Jakmania.
"Nah, yang kedua memang pada akhirnya kan kami harus menghormati keputusan ini. Keputusan yang memang tidak mudah bagi Jakmania, cuma ya memang ini memang sudah berlangsung hampir setiap tahun apalagi setelah era 2020," ujar Diky.
"Tapi, ya ternyata memang keputusannya ada atensi dari pimpinan, ada atensi dari berbagai pihak bahwa memang mungkin ada hal-hal yang dikhawatirkan menimbulkan berefek yang luar biasa ketika pertandingan Persija-Persib berlangsung di Jakarta. Dan ya itulah pada akhirnya kami harus menghormati keputusan ini gitu loh, ya walaupun kami tetap berharap ada sisi keadilan juga," tambahnya.
Diky berharap, pemindahan venue ini tak menutup kesempatan The Jakmania untuk menyaksikan langsung tim kesayangannya. Menurutnya, operator kompetisi harus mempertimbangkan asas keadilan dalam hal ini.
"Sisi keadilan juga bahwa ya kami okelah kita enggak bisa main di Jakarta, tapi main di mana pun harus pakai penonton. Karena insya Allah ya teman-teman Jakmania juga berhak untuk menonton ya," pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.