Arbeloa jelas berang dengan kartu merah yang dinilainya sungguh aneh. Kerja keras anak asuhnya jadi sia-sia gara-gara keputusan Vincic yang tidak masuk akal.
“Aksi itu sulit dipahami, menghukum pemain dengan kartu merah di pertandingan seperti ini. Sangat jelas kartu merah itu jadi pembeda, laga sudah selesai di momen tersebut. Sangat tidak adil,” keluh Arbeloa, mengutip dari laman resmi Madrid, Kamis (16/4/2026).
“Kami sangat terluka karena keunggulan terlepas dari tangan kami dengan cara yang tidak bisa kami kontrol. Saya bersimpati dengan anak-anak atas kerja keras mereka,” tutup pria berpaspor Spanyol itu.
Dengan hasil tersebut, Madrid harus menunda impian memenangi gelar Liga Champions ke-16. Sementara, Bayern melaju dan akan menantang juara bertahan Paris Saint-Germain di babak semifinal.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.