NONTHABURI – Timnas Futsal Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF Futsal 2026 dengan rapor yang sempurna. Keberhasilan skuad Garuda mengunci status juara Grup B setelah menaklukkan Australia 3-2 di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, Rabu (8/4/2026), rupanya mengirimkan sinyal bahaya yang membuat calon lawan mereka, Vietnam, merasa gentar.
Dominasi Indonesia di fase grup benar-benar tak terbendung dengan menyapu bersih sembilan poin dari tiga laga. Sebelum menjinakkan Australia, tim asuhan Hector Souto lebih dulu menggilas Brunei Darussalam 7-0 dan membungkam Malaysia 1-0. Pencapaian ini kian impresif mengingat Indonesia tidak turun dengan kekuatan penuh, namun tetap mampu menunjukkan level sebagai salah satu raksasa futsal di Benua Asia.
Kehebatan Indonesia saat ini tak lepas dari tangan dingin Hector Souto. Media Vietnam, Soha.vn, secara terang-terangan menyebut Indonesia sebagai lawan yang sangat berat. Ketakutan mereka didasari pada rekam jejak mentereng Souto yang sebelumnya telah membawa Garuda menjuarai Piala AFF Futsal 2024, CFA International 2025, emas SEA Games 2025, hingga torehan bersejarah sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026.
Meskipun dalam turnamen kali ini Souto hanya membawa dua alumni Piala Asia, yakni Dewa Rizki dan Yogi Saputra, serta mengandalkan lima debutan termasuk Muhammad Sanjaya, kekuatan Indonesia tidak lantas merosot. Souto menegaskan bahwa strategi rotasi dan kepercayaan pada pemain muda adalah kunci regenerasi.
"Pemain-pemain ini menunjukkan dengan waktu dan persiapan yang ada, saya yakin mereka akan siap. Menjadi juara grup berarti banyak bagi masa depan baru pemain-pemain Indonesia, selama kita mempercayai mereka," ujar Hector Souto dalam konferensi pers, dikutip Kamis (9/4/2026).
"Kami selalu menggunakan 12 pemain agar bisa mencapai semifinal dan final dalam kondisi terbaik," tambahnya.