Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalah 0-2 dari PSG di Liga Champions 2025-2026, Jeremie Frimpong Jadi Sasaran Amuk Fans Liverpool

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 09 April 2026 |09:33 WIB
Kalah 0-2 dari PSG di Liga Champions 2025-2026, Jeremie Frimpong Jadi Sasaran Amuk Fans Liverpool
Jeremie Frimpong di laga PSG vs Liverpool. (Foto: UEFA)
A
A
A

PARIS – Langkah Liverpool di leg pertama perempatfinal Liga Champions 2025-2026 harus dimulai dengan hasil buruk. Bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG), skuad asuhan Arne Slot dipaksa menyerah dengan skor meyakinkan 0-2 oleh sang juara bertahan.

PSG, yang musim lalu sukses mengangkat trofi si Kuping Besar, menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara. Tim asuhan Luis Enrique langsung menggebrak lewat gol pembuka Desire Doue pada menit ke-11 yang sempat membentur pemain lawan.

Dominasi Les Parisiens berlanjut di babak kedua melalui gol Khvicha Kvaratskhelia, yang lahir setelah skema permainan memukau melibatkan 27 operan tanpa putus.

1. Eksperimen Gagal Arne Slot

Dalam laga ini, Arne Slot mencoba taktik baru dengan formasi tiga bek sejajar yang dihuni Joe Gomez, Virgil van Dijk, dan Ibrahima Konate. Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez dipasang sebagai bek sayap untuk memberikan daya ledak dari sisi lapangan.

Namun, eksperimen ini justru menjadi bumerang bagi The Reds. Jeremie Frimpong menjadi pemain yang paling disorot karena penampilannya yang dianggap jauh di bawah standar.

Aksi Jeremie Frimpong di laga PSG vs Liverpool. (Foto: UEFA)
Aksi Jeremie Frimpong di laga PSG vs Liverpool. (Foto: UEFA)

Pemain asal Belanda itu terlihat keteteran menjaga lini pertahanan dan gagal memberikan kontribusi saat menyerang. Jurnalis ternama The Athletic, James Pearce, bahkan mengkritik buruknya umpan-umpan silang Frimpong melalui media sosialnya.

"Frimpong dan Wirtz sama-sama bersalah karena mengirimkan umpan yang buruk dari area sayap. Peluang yang menjanjikan terbuang sia-sia," tulis Pearce, dilansir dari Give Me Sport, Kamis (9/4/2026).

Frimpong akhirnya ditarik keluar pada menit ke-90 dengan statistik mengecewakan, yakni rating 6.0 versi SofaScore, yang merupakan nilai terburuk di antara seluruh pemain di lapangan.

 

2. Kekecewaan Mendalam Suporter Liverpool

Kegagalan Frimpong menjalankan perannya memicu kemarahan besar dari para penggemar Liverpool. Di jagat maya, fans mengungkapkan kekesalan mereka, bahkan ada yang membandingkan kualitasnya secara ekstrem dengan Trent Alexander-Arnold yang sudah pindah ke Real Madrid.

"Penurunan kualitas dari Trent ke Frimpong sangat besar dan mengejutkan," tulis salah satu fans. Pendukung lain bahkan menjuluki Frimpong sebagai "sang pengejar umpan silang" yang tidak efektif karena 80 persen upayanya selalu diblok atau melambung terlalu jauh.

Aksi Jeremie Frimpong di laga PSG vs Liverpool. (Foto: UEFA)
Aksi Jeremie Frimpong di laga PSG vs Liverpool. (Foto: UEFA)

Cercaan tidak berhenti di situ; beberapa fans melabeli penampilannya sebagai "tanpa harapan" dan "buruk secara teknis". Kekalahan dua gol tanpa balas ini membuat tugas Liverpool di leg kedua nanti menjadi sangat berat, mengingat PSG tampil begitu solid dan penuh percaya diri sebagai juara bertahan.

Leg kedua nantinya akan dimainkan di markas Liverpool, Stadion Anfield. Tepatnya pertandingan itu akan dimainkan pada Rabu 15 April 2026 pukul 02.00 WIB.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement