Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Media Malaysia Sebut 3 Pemain Timnas Indonesia Gunakan Paspor Tidak Sah, Begini Faktanya!

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 02 April 2026 |12:37 WIB
Media Malaysia Sebut 3 Pemain Timnas Indonesia Gunakan Paspor Tidak Sah, Begini Faktanya!
Media Malaysia soroti status Nathan Tjoe A-On bersama Willem II. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

MEDIA Malaysia, Palataoball, menyebut tiga pemain Timnas Indonesia menggunakan paspor tidak sah. Mereka menilai Nathan Tjoe A-On, (Willem II), Dean James (Go Ahead Eagles) dan Tim Geypens (FC Emmen) melakukan kecurangan.

“Indonesia terlibat palsukan VISA? Pemain Indonesia dan klub mereka berisiko dihukum Eredivisie dan KNVB karena mendaftarkan pemain menggunakan paspor yang tidak sah,” tulis @palataoball.

Media Malaysia menyebut 3 pemain Timnas Indonesia menggunakan paspor tidak sah. (Foto: Instagram/@palataoball)
Media Malaysia menyebut 3 pemain Timnas Indonesia menggunakan paspor tidak sah. (Foto: Instagram/@palataoball)

“Dean James, Tjoe-A-On dan Tim Geypens melanggar peraturan Liga karena mengaku berpaspor Belanda walaupun sudah mewakili Indonesia,” lanjut @palataoball.

1. Mendapat Balasan dari Netizen Indonesia

Unggahan @palataoball mengundang reaksi netizen Indonesia. Netizen Tanah Air menganggap informasi yang dibagikan @palataoball salah besar. Akun @garudafansbook_ pun membagikan masalah sebenarnya yang menimpa Dean James dan kawan-kawan.

“Kami berharap Malaysia mempelajari lagi soal kasus ini jika ingin membahas. Karena ini sama sekali bukan soal PEMALSUAN DOKUMEN, ini hanya masalah pendaftaran pemain yang dilakukan klub menggunakan paspor Belanda kepada pemain yang sudah berpindah kewarganegaraan. Hanya itu, tidak ada pemalsuan,” tulis akun @garudafansbook_.

“Dan ini masalah antarklub dan federasi terkait pendaftaran, bukan salah pemain. Apalagi menyangkut sesuatu yang dipalsukan sama sekali tidak mengarah ke sana,” lanjut @garudafansbook_.

 

2. Masalah Izin Kerja

Dean James dan kawan-kawan dilarang beraktivitas bersama klub masing-masing mulai awal pekan ini. Mereka dilarang melakukan aktivitas hingga Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) menemukan solusi untuk pemain-pemain non Uni Eropa yang dulunya berpaspor Belanda. Ambil contoh Dean James.

Dean James untuk sementara tidak dapat membela Go Ahead Eagles. (Foto: Instagram/@gaeagles)
Dean James untuk sementara tidak dapat membela Go Ahead Eagles. (Foto: Instagram/@gaeagles)

Ketika memperpanjang kontrak bersama Go Ahead Eagles pada Januari 2025, Dean James masih memegang paspor Belanda. Untuk pemain lokal, tidak ada aturan baku yang ditetapkan perihal gaji pemain.

Alhasil, Dean James dikabarkan menerima bayaran Rp2,5 miliar per tahun. Per Februari 2025, Dean James beralih paspor dari Belanda ke Indonesia. Peralihan status itu membuat Dean James tak lagi menyandang pemain lokal, melainkan pemain non Uni Eropa.

Bagi pemain non Uni Eropa di Eredivisie, gaji minimal yang harus diterima adalah 600.000 euro atau setara Rp11 miliar per tahun. Dalam hal ini, Go Ahead Eagles tidak menaikkan kontrak Dean James karena dalam pandangan mereka, kontrak sang pemain masih berlaku hingga 30 Juni 2028.

Namun, salah satu klub Eredivisie, NAC Breda, melihat ada celah yang bisa dimaksimalkan setelah mereka kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles yang diperkuat Dean James. Mereka menganggap Dean James tidak memiliki izin kerja.

Sekarang KNVB sedang melakukan penyelidikan. Selama proses penyelidikan, Nathan Tjoe A-On, Dean James dan Tim Geypens dibekukan klub masing-masing. Kesimpulannya, kesalahan praktis ada di klub, bukan di pemain maupun PSSI.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement