Pengalaman panjang tersebut membuat Dimitrov menyimpan kenangan mendalam terhadap sepak bola Indonesia. Hal ini yang kemudian membuat laga final nanti terasa lebih spesial baginya.
"Bagi saya, pertandingan melawan Indonesia akan menjadi laga yang sangat spesial. Saya punya kenangan yang sangat baik di sini, baik sebagai pemain maupun asisten pelatih tim nasional Indonesia," kata Dimitrov kepada awak media, termasuk Okezone di Hotel Ayana, Jakarta pada Minggu (29/3/2026).
Meski Bulgaria unggul secara peringkat FIFA, Dimitrov menegaskan hal itu bukan tolok ukur utama. Pelatih berusia 49 tahun itu memastikan timnya tetap menghormati Timnas Indonesia.
"Kami tidak terlalu memikirkan peringkat FIFA. Fokus kami adalah pada performa sendiri, bagaimana mengatasi kekuatan Indonesia dan memanfaatkan kelemahan mereka," ujar Dimitrov.
Dimitrov juga menyoroti peningkatan performa Skuad Garuda dalam beberapa pertandingan terakhir. Dia menilai ada perkembangan signifikan dibandingkan saat menghadapi Irak dan Arab Saudi sebelumnya.
"Saya melihat banyak hal positif dalam permainan Indonesia, terutama dibandingkan laga sebelumnya melawan Irak dan Arab Saudi. Tim ini terus berkembang di bawah pelatih baru," imbuhnya.
Dari sisi kesiapan tim, Dimitrov mengakui Bulgaria masih dalam tahap adaptasi dengan kondisi cuaca Jakarta. Hal tersebut terjadi meski mereka datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 10-2 atas Kepulauan Solomon pada Jumat 27 Maret 2026 lalu.
"Tentu saja kami belum bisa 100% beradaptasi sepenuhnya, mengingat keterbatasan waktu yang kami miliki, serta perbedaan kelembapan dan suhu antara Bulgaria dan Indonesia. Namun saya tidak berpikir hal ini akan berdampak besar pada kami," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.