Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sadio Mane Marah-Marah Usai Gelar Juara Piala Afrika 2025 Milik Senegal Dicabut CAF

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2026 |19:34 WIB
Sadio Mane Marah-Marah Usai Gelar Juara Piala Afrika 2025 Milik Senegal Dicabut CAF
Pemain Timnas Senegal, Sadio Mane. (Foto: Instagram/sadiomaneofficiel)
A
A
A

KAPTEN Tim Nasional (Timnas) Senegal, Sadio Mane merasa kecewa dan kesal dengan pencabutan status gelar juara negaranya dari ajang Piala Afrika 2025. Bintang Al Nassr itu merasa apa yang dilakukan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dengan mencabut gelar juara Timnas Senegal telah menodai sepakbola Afrika.

Keputusan pencabutan gelar juara milik Senegal itu menyusul banding yang menyatakan tim yang diperkuat Mane tersebut kalah WO (0-3) akibat aksi mogok pemain di tengah laga final yang berlangsung Januari lalu.

Hal itulah yang membuat Mane tidak mampu membendung amarahnya. Melalui pernyataan emosional di media sosial, mantan pemain Liverpool tersebut mengecam keras keputusan federasi yang dianggapnya telah menodai sportivitas di lapangan hijau.

"Apa yang terjadi di sini sudah keterlaluan. Ini bukan sepak bola yang kami perjuangkan, bukan pula Afrika yang kami yakini," tulis Sadio Mane melalui akun Instagram pribadinya, @sadiomaneofficiel, Rabu (18/3/2026).

"Terlalu banyak korupsi dalam olahraga kita, dan itu membunuh gairah jutaan penggemar di seluruh benua,” tambahnya.

1. Protes Penalti yang Berujung Fatal

Keputusan pahit ini berakar dari insiden di laga final pada 18 Januari lalu. Saat itu, pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas penalti yang diberikan kepada Maroko di menit-menit akhir.

Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)
Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)

Meski pertandingan akhirnya dilanjutkan, di mana Brahim Diaz gagal mengeksekusi penalti dan Pape Gueye justru mencetak gol kemenangan untuk Senegal, CAF menilai aksi walk-off tersebut telah melanggar regulasi.

Berdasarkan Pasal 84 peraturan kompetisi, Dewan Banding CAF memutuskan bahwa tindakan tim asuhan Pape Thiaw dianggap sebagai bentuk pengunduran diri di tengah laga. Alhasil, kemenangan 1-0 Senegal di lapangan dianulir dan diubah menjadi kekalahan 0-3 secara administratif untuk keunggulan Maroko.

 

Mane menegaskan para pemain telah memberikan segalanya di lapangan, namun hasil akhir justru ditentukan oleh meja birokrasi. Ia merasa negaranya dan para penggemar layak mendapatkan transparansi dan rasa hormat yang lebih besar.

2. Senegal Ajukan Banding ke CAS

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) merespons keputusan tersebut dengan kemarahan serupa. Sekretaris Jenderal FSF, Abdoulaye Seydou Sow, menyebut vonis ini sebagai aib bagi Afrika dan menegaskan pihaknya akan segera membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss.

"Kami tidak akan mundur. Hukum ada di pihak kami. Keputusan ini adalah parodi yang tidak berdasar pada basis hukum apa pun," tegas Sow melalui siaran televisi nasional RTS.

Sadio Mane membawa Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)
Sadio Mane membawa Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)

Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) menanggapi kemenangan belakangan ini dengan lebih tenang. Mereka menyatakan bahwa langkah hukum yang diambil bukan bertujuan untuk mempertanyakan performa olahraga tim lawan, melainkan semata-mata untuk memastikan penegakan regulasi kompetisi yang berlaku.

Kini, sementara Maroko merayakan gelar AFCON kedua mereka, Senegal bersiap melakukan perlawanan hukum habis-habisan demi merebut kembali medali emas yang telah ditarik dari leher Sadio Mane dan kawan-kawan.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement