Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BREAKING NEWS: Gelar Piala Afrika 2025 Milik Timnas Senegal Dicabut, Maroko Resmi Juara!

Ramdani Bur , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2026 |05:32 WIB
BREAKING NEWS: Gelar Piala Afrika 2025 Milik Timnas Senegal Dicabut, Maroko Resmi Juara!
Gelar juara Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal dicabut karena mogok main di final. (Foto: X/@CAF_Online)
A
A
A

GELAR Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal resmi dicabut. Sebagai gantinya, Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) memutuskan Timnas Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025!

“Dewan banding CAF memutuskan, berdasarkan pasal 84 regulasi Piala Afrika, Tim Nasional Senegal dinyatakan kalah di final Piala Afrika 2025. Hasil final berubah, yang mana menjadi kemenangan Maroko dengan skor 3-0,” tulis CAF di laman resmi mereka, Rabu (18/3/2026).

CAF konfirmasi cabut trofi Piala Afrika 2025 milik Senegal. (Foto; CAF)
CAF konfirmasi cabut trofi Piala Afrika 2025 milik Senegal. (Foto; CAF)

1. Maroko yang Ajukan Banding

Kelar final Piala Afrika 2025 pada Senin, 19 Januari 2026 dini hari WIB, Federasi Sepakbola Maroko (FRMF) melakukan banding kepada CAF. Banding mereka lakukan karena Senegal sempat mogok main, efek hadiah penalti di ujung waktu normal.

Setelah dua bulan berlalu, CAF mengabulkan banding tersebut dan menyatakan Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025. Ini merupakan trofi kedua Piala Afrika bagi Maroko, setelah sebelumnya mereka menjadi raja Afrika pada 1976.

2. Kronologi Senegal Mogok Main di Final Piala Afrika 2025

Pertandingan final Piala Afrika 2025 mempertemukan tuan rumah Maroko kontra Senegal pada Senin 19 Januari 2026 dini hari WIB. Ketika pertandingan memasuki injury time babak kedua, pemain Senegal El Hadji Malick Diouf dinilai Pengadil pertandingan melanggar gelandang Maroko yang bermain untuk Real Madrid, Brahim Diaz, di kotak terlarang.

Wasit yang memimpin laga, Jean Jacques Ndala, sempat mengecek Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan ada pelanggaran atau tidak. Setelah dicek, ternyata El Hadji Malick Diouf menarik Brahim Diaz sehingga Maroko mendapatkan hadiah tendangan penalti.

 

Tak lama setelah penalti diberikan, pelatih Senegal Pape Thiaw meminta Sadio Mane dan kawan-kawan meninggalkan arena pertandingan. Setelah sekira 18 menit, para pemain Senegal kembali masuk ke lapangan setelah mendapatkan bujukan dari kapten mereka, Sadio Mane.

Brahim Diaz gagal eksekusi penalti di final Piala Afrika 2025. (Foto: Instagram/@equipedumaroc)
Brahim Diaz gagal eksekusi penalti di final Piala Afrika 2025. (Foto: Instagram/@equipedumaroc)

Penalti tetap diberikan dan Brahim Diaz maju sebagai eksekutor penalti. Sayangnya, sepakan penalti Brahim Diaz yang menggunakan gaya ala Antonin Panenka, dapat diselamatkan kiper Timnas Senegal yang sempat membela Chelsea, Edouard Mendy. Tak lama berselang, wasit meniup peluit tanda berakhirnya waktu normal.

Berhubung skor sama kuat, laga berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit. Di babak tambahan ini, Timnas Senegal justru mencetak gol kemenangan via sepakan Pape Gueye di menit 94.

Timnas Senegal menang 1-0 sekaligus mengulangi keberhasilan mereka yang sebelumnya juara Piala Afrika 2021. Sayangnya, efek mogok main yang dilakukan, gelar juara Piala Afrika 2025 harus berpindah ke Maroko.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement