BARCELONA – Pemain bintang Barcelona, Robert Lewandowski membuktikan usia hanyalah angka. Meski akan menginjak usia 38 tahun pada Agustus mendatang, ketajaman penyerang asal Polandia ini tetap membuatnya menjadi komoditas panas di bursa transfer.
Dengan kontrak di Barcelona yang akan kedaluwarsa pada Juni 2026 mendatang, raksasa Italia seperti Juventus dan AC Milan dikabarkan mulai pasang kuda-kuda untuk mengamankan jasanya.
Dalam wawancara eksklusif bersama SportWeek, Lewandowski menanggapi rumor yang mengaitkan dirinya dengan kepindahan ke Italia. Meski demikian, sang mesin gol Barcelona itu menegaskan fokus utamanya saat ini masih tertuju sepenuhnya untuk meraih kesuksesan bersama Blaugrana –julukan Barcelona– di sisa musim ini.
Lewandowski memilih untuk bersikap jujur mengenai situasi kontraknya. Ia mengaku belum mengambil keputusan apa pun terkait langkah selanjutnya setelah meninggalkan Camp Nou, karena baginya trofi untuk Barcelona adalah harga mati saat ini.
"Sejujurnya, tidak ada yang bisa dikatakan tentang masa depan saya hari ini; saya tulus. Tujuannya adalah untuk mengakhiri musim dengan kemenangan, gol, dan gelar sebanyak mungkin. Lalu kita lihat saja nanti. Saya tidak memikirkannya dan saya belum memutuskan; saat ini, itu bukan prioritas," ujar Lewandowski kepada SportWeek, dikutip Sabtu (14/3/2026).
Menariknya, Italia bukanlah negara asing bagi Lewandowski. Ia mengungkapkan rahasia lama bahwa pada tahun 2010, sebelum namanya meledak bersama Borussia Dortmund, ia hampir saja bergabung dengan Genoa. Ia bahkan sempat hadir langsung di stadion untuk merasakan atmosfer sepak bola Italia.
"Apakah saya pernah dekat dengan Serie A? Pada tahun 2010 saya masih di Polandia dan akan bergabung dengan Borussia Dortmund. Genoa ingin merekrut saya, jadi mereka mengundang saya ke pertandingan melawan Sampdoria,” sambung Lewandowski.
“Saya penasaran ingin melihat seperti apa klub, stadion, dan atmosfernya. Selain itu, untuk bersikap adil kepada mereka yang telah menunjukkan ketertarikan pada saya, saya pergi menonton derby di Marassi. Itu adalah satu-satunya momen saya berurusan dengan tim Italia," tambahnya.
Terkait anggapan bahwa sepak bola Italia sedang mengalami kemunduran, Lewandowski justru memberikan pembelaan. Ia menilai Serie A tetaplah liga yang sangat kompetitif dan menantang bagi penyerang mana pun.
"Saya melihat liga Italia sangat kompetitif; biasanya persaingannya ketat dan tidak selalu tim yang sama yang menang. Di Liga Champions, kalian melihat final Juventus dan kemudian Inter – menurut saya sepak bola Italia tidak sedang dalam krisis," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.