KISAH Shin Tae-yong yang pernah meminta nasihat kepada Ustadz soal pemain Timnas Indonesia menarik untuk dibahas. Ya, meski era kepemimpinan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia telah berakhir pada awal 2025 lalu, kenangan akan dedikasi dan toleransinya terhadap budaya lokal masih melekat kuat.
Salah satu cerita yang kembali hangat diperbincangkan adalah bagaimana pelatih asal Korea Selatan itu menunjukkan rasa hormat yang luar biasa terhadap agama Islam.
Salah satu bukti nyata toleransi pria yang akrab disapa STY itu terjadi pada September 2024, saat skuad Garuda bertandang ke markas Arab Saudi pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kala itu, STY mengizinkan belasan pemainnya, termasuk Ragnar Oratmangoen, untuk menjalankan ibadah umrah di sela-sela persiapan pertandingan.
Hasilnya pun manis, Timnnas Indonesia berhasil menahan raksasa Asia tersebut dengan skor 1-1.
Kedekatan emosional antara Shin Tae-yong dan para penggawa Garuda ternyata tidak terjadi begitu saja. Wonderkid Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, mengungkapkan fakta menarik bahwa pelatih yang kerap disapa "Coach Shin" itu sengaja menemui pemuka agama atau ustadz untuk mempelajari budaya Indonesia yang kental dengan nilai-nilai islami.
"Sangat bagus toleransinya. Sebelum pegang Timnas Indonesia, katanya dia bertanya dulu sama orang seperti ustazd begitu. Dia ingin tahu bagaimana kultur agama di sini, terutama Islam," ujar Witan saat bercerita kepada petugas MCH di Makkah.
Langkah ini diambil STY agar ia bisa menyusun program latihan yang selaras dengan kewajiban ibadah para pemainnya tanpa mengurangi profesionalisme di lapangan.
Komitmen STY dalam menghargai kepercayaan pemainnya menjadi fondasi yang kuat selama masa jabatannya. Witan menegaskan bahwa rasa ingin tahu STY terhadap Islam muncul dari keinginan tulus untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pemain.
Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya dibangun lewat taktik, tetapi juga melalui empati dan pemahaman budaya yang mendalam.
Kini, Timnas Indonesia tengah memasuki babak baru di bawah komando John Herdman yang ditunjuk per Januari 2026. Penunjukan Herdman dilakukan setelah periode singkat Patrick Kluivert yang berakhir usai kegagalan di putaran keempat kualifikasi.
Publik sepak bola Tanah Air kini menantikan apakah pendekatan humanis serupa akan dibawa oleh Herdman dalam debutnya di ajang FIFA Series 2026 Maret ini.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.