Di sisi lain, Maarten mengaku bangga bisa menjalani debut bersama klub sebesar Ajax Amsterdam. Namun, dia tetap menyoroti hasil imbang yang dianggap kurang memuaskan bagi tim.
"Ini adalah pencapaian yang luar biasa untuk melakukan debut saya di klub yang begitu hebat. Tapi sebagai Ajax, Anda selalu ingin menang. NEC membuat kami kesulitan. Hasil ini mengecewakan bagi kami, terutama dalam perjuangan untuk lolos ke Liga Champions," sambung Maarten.
"Kami akan memberikan segalanya untuk itu dalam periode mendatang," tegasnya.
Kiper Timnas Indonesia itu juga mengaku sempat terkejut karena mendapatkan kesempatan lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya, dia menyadari posisinya berada di belakang Jaros dalam hierarki penjaga gawang.
“Saya tahu bahwa saya akan berada di belakang Jaros selama enam bulan pertama. Di musim panas, semuanya akan terbuka kembali. Saya menerima peran yang akan diberikan pelatih kepada saya," ungkap Maarten.
"Tetapi saya yakin dapat menunjukkan kemampuan saya dan memenangkan persaingan baru," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.