Meski demikian, dari sisi teknis, Paes menunjukkan dirinya layak menjadi suksesor di bawah mistar gawang Ajax dengan melakukan beberapa penyelamatan penting sepanjang 90 menit pertandingan berjalan.
Walau demikian, rasa kesal Maarten terobati oleh penampilan debutnya dalam pertandingan itu. Mantan kiper FC Dallas itu senang bisa tampil solid meski akhirnya tetap kebobolan. Keyakinannya tetap tinggi bahwa seiring berjalannya waktu, koordinasi dengan lini pertahanan Ajax akan semakin solid.
"Saya tampil cukup bagus. Saya melakukan beberapa kesalahan kecil dalam mengontrol bola, tetapi saya secara bertahap semakin membaik," sambung Maarten.
Pengalamannya merantau di Liga Amerika Serikat (MLS) menjadi modal berharga bagi dirinya untuk beradaptasi dengan atmosfer tekanan tinggi di Eredivisie.
"Dengan pengalaman yang saya miliki, saya berusaha untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk momen seperti ini," imbuhnya.
Kini, fokus Paes beralih ke pertandingan selanjutnya untuk membuktikan bahwa Ajax masih merupakan kekuatan yang patut disegani di Belanda. Terdekat Ajax akan bertamu ke markas PEC Zwolle pada 1 Maret 2026.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.