LIMA klub sepakbola termiskin di dunia menarik diulas. Pasalnya, salah satunya bahkan pernah dibela oleh Zinedine Zidane.
Sejumlah klub sepakbola di dunia memang dikenal kaya raya hingga bisa melakukan pembelian pemain mahal setiap bursa transfer dibuka. Hal ini biasanya dialami klub-klub di Eropa.
Namun ternyata, ada sejumlah klub di Eropa malah alami nasib berbeda jauh dari biasanya. Mereka bahkan sampai dijuluki sebagai klub sepakbola termiskin di dunia. Lantas, klub mana sajakah itu?

Dilansir dari Bleacher Sports, Selasa (10/2/2026), salah satu klub sepakbola termiskin di dunia adalah FC Girondins Bordeaux. Klub ini diperkirakan bernilai 250 ribu euro atau Rp4,35 miliar.
Menariknya, FC Girondins Bordeaux pernah diperkuat para pemain top dunia. Di antaranya, ada Zinedine Zidane, Yoann Gourcuff, hingga Bixente Lizarazu. Namun, Bordeaux dinyatakan bangkrut pada 2022.

Diketahui, Hoffenheim adalah sebuah desa kecil di barat daya Jerman, dekat tempat pertemuan sungai Rhine dan Neckar, dengan populasi sekitar 3.500 jiwa. Kota tetangganya, Sinsheim, hanya memiliki 36.000 penduduk.
Klub yang mentas di Liga Jerman atau Bundesliga ini pun tercatat hanya memiliki total market value 172,75 juta euro atau Rp3 triliun. Meskipun demikian, Hoffenheim tetap punya banyak penggemar. Stadion mereka yang berkapasitas 30 ribu penonton menyambut rata-rata 28.000 penggemar di stadion.

Stoke City juga masuk klub miskin di dunia. Nilai skuadnya kini hanya 55 juta Euro atau Rp956 miliar itu hanya berkutat di papan bawah Divisi Championship.
Sebenarnya, Stoke City pernah jadi salah satu klub yang kerap menyita perhatian di Liga Inggris. Mereka pernah diperkuat para pemain bintang, seperti Peter Crouch, Ryan Delaph, hingga Ryan Shawcross.

Lalu, ada Plymouth Argyle. Tim ini mengalami kebangkrutan musim lalu. Mereka terdegradasi dari League One dan sempat memulai musim dengan pengurangan 10 poin.
Namun, dengan klub yang akan finis hanya tiga peringkat di atas dasar piramida Liga Sepak Bola musim ini, Argyle masih memiliki kehadiran penonton terbaik keempat di League Two musim ini.

Terakhir, ada FC Magdeburg. Klub asal Jerman ini pernah berjaya di era 1960-1980. Namun kini, nasibnya berbanding terbalik.
Magdeburg jadi klub miskin di tanah Jerman. Klub yang berdiri pada 1965 itu hanya memiliki market value 27,75 juta Euro atau Rp482,34 miliar.
(Djanti Virantika)