BURSA transfer paruh musim Super League 2025-2026 yang resmi dibuka pada Sabtu 10 Januari 2026 langsung memanas. Nama gelandang legendaris berdarah Batak, Radja Nainggolan, kembali menjadi komoditas panas.
Meski sudah menginjak usia 37 tahun, pesona mantan bintang AS Roma ini nyatanya belum pudar, terutama bagi klub-klub di kawasan Asia Tenggara yang mendambakan jenderal lapangan tengah berpengalaman.
Saat ini, Radja Nainggolan masih tercatat sebagai pemain KSC Lokeren di Liga 2 Belgia dengan performa impresif (5 gol dan 2 assist dari 13 laga). Walau kontrak lima bulannya diyakini sudah berakhir, Ketua Lokeren, Hans Van Duysen, masih berupaya mempertahankannya. Namun, akankah ia memilih pergi?
Nomor satu dalam daftar tentu saja Bhayangkara FC. Radja Nainggolan memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan klub ini setelah sempat membela mereka pada musim 2023–2024.
Familiaritas Radja terhadap atmosfer kompetisi di Indonesia menjadi modal utama jika klub ini ingin kembali meminangnya. Warganet pun terpantau sangat antusias menyambut rumor "CLBK" ini di berbagai platform media sosial.

Klub ibu kota, Persija Jakarta, disebut-sebut masuk dalam bursa perburuan. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu dikabarkan sedang mengevaluasi komposisi pemain asing mereka.
Dengan rumor dilepasnya Gustavo Franca, nama Radja Nainggolan muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi peran nomor 10 guna menambah daya gedor dan kreativitas serangan tim.
Persib Bandung juga tidak mau ketinggalan. Kehilangan Wiliam Marcilio membuat Maung Bandung membutuhkan sosok pengatur serangan yang memiliki mental juara.
Radja Nainggolan, dengan pengalaman segudang di Serie A Italia, dinilai sebagai profil yang sangat pas untuk menjaga ambisi juara Persib di paruh kedua musim ini. Secara finansial, Persib diyakini memiliki kekuatan untuk mendatangkan pemain kelas dunia tersebut.
Minat terhadap Radja Nainggolan ternyata melintasi batas negara. Media Belgia, HLN, melaporkan bahwa selain tim-tim Indonesia, sejumlah klub dari Liga Thailand juga tengah memantau situasi kontrak Radja.
Thailand bisa menjadi opsi menarik bagi Radja jika ia ingin menjajal level kompetisi yang berbeda di Asia Tenggara sebelum benar-benar menggantung sepatu.
(Rivan Nasri Rachman)