TERDAPAT 5 pesepakbola yang kecilnya hidup susah, kini menjalani hidup dengan kaya raya. Ya, sepakbola telah mengubah jalan hidup banyak orang, termasuk lima pemain yang akan dibahas Okezone di artikel kali ini.
Cabang olahraga (cabor) sepakbola kini sudah seperti menjadi industri yang memiliki perputaran uang yang sangat banyak. Hal baik dari hal tersebut adalah para pemain kini mendapatkan bayaran yang cukup untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Sehingga ada banyak pemain yang dulunya mungkin susah, tapi kini menjadi bergelimang harta. Lantas seperti siapa saja contoh pemain yang berubah menjadi kaya raya tersebut?
Berikut 5 Pesepakbola yang Kecilnya Hidup Susah Kini Hidup Kaya Raya:
5. Diego Costa

Diego Costa pernah menghiasi lini depan berbagai macam klub top Eropa. Sebut saja seperti Atletico Madrid dan Chelsea adalah dua tim besar yang pernah merasakan langsung betapa tajamnya Costa.
Sebelum bersinar seperti itu, Costa awalnya mengalami kehidupan yang cukup sulit. Costa yang lahir pada 7 Oktober 1988 di Lagarto, Sergipe, Brasil bisa dikatakan besar di keluarga yang memiliki ekonomi kelas menengah ke bawah.
Diego Costa kecil adalah seorang pemuda miskin yang kadang tidak memiliki ongkos untuk naik bus ke tempat latihan. Bahkan ia hanya memakan sepotong roti dalam satu hari.
Costa pernah meninggalkan klub sepak bolanya sewaktu kecil demi bisa mengumpulkan uang dengan bekerja di toko milik pamannya. Beruntung, saat itu pelatihnya mengerti kondisinya dan memberikan semangat hingga Diego Costa kini bisa berkarier sebagai striker top dengan pernah mendapatkan bayaran 5,76 juta Euro atau setara Rp108 miliar per tahun.
4. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai pemain yang tak setia karena kerap berpindah-pindah klub. Meski begitu, ia tetap disanjung oleh para pencinta sepakbola karena kehebatannya.
Klub yang pernah dibela Ibrahimovic pun bukan tim kacang-kacangan, nyaris semua tim besar di Italia pernah dibelanya. Ia pun pernah bermain di Liga Spanyol bersama Barcelona dan di Manchester United kala berjuang di Liga Inggris.
Tapi tahukah Anda sewaktu kecil, Ibrahimovic terpaksa muncuri makanan untuk bertahan hidup? Bahkan Zlatan Ibrahimovic nyaris meninggalkan klub sepak bolanya demi mencari uang untuk menghidupi ibunya.
Beruntung saat itu pelatihnya dapat meyakinkan Zlatan Ibrahimovic untuk tetap berada di klub. Dari situlah karier sepak bolanya melejit dengan membela sejumlah top Eropa macam PSG dan AC Milan.
3. Cristiano Ronaldo

Ronaldo nyaris tidak lahir di dunia ini lantaran sang ibunda, hampir mengaborsinya karena keadaan ekonomi yang sulit. Sesaat sudah dilahirkan dan beranjak remaja, Ronaldo pun pernah melempar kursi ke gurunya karena diejek miskin.
Nasib baik datang menghampiri Cristiano Ronaldo. Berkat kerja kerasnya, Cristiano Ronaldo kini menjelma menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia.
Ronaldo kini mendapatkan bayaran fantastis bersama Al Nassr di Liga Arab Saudi. Ia pun kini bisa membahagiakan ibunya yang sudah banyak berkorban selama dirinya masih kecil.
2. Neymar Jr

Neymar da Silva Santos Junior atau akrab disapa Neymar Jr merupakan pemain sepak bola yang lahir pada 5 Februari 1992. Sebelum menjadi seorang pesepak bola, Neymar memiliki masa kecil yang jauh dari kata cukup.
Kondisi keluarga yang terbatas membuat Neymar kecil harus membantu ayahnya mencari uang. Kala itu, ia juga tidak bisa membeli barang yang ia inginkan dan harus bersekolah dengan kondisi yang buruk. Bahkan, sepatu sepak bola pertama yang ia miliki berasal dari tempat sampah.
Dari keterbatasannya itu, Neymar yang memiliki hobi bermain sepak bola ini berusaha terus mencoba dan hingga akhirnya berhasil menjadi pemain top dunia. Ketika ditebus PSG dari Barcelona pada musim panas 2017, ia memecahkan rekor transfer dunia yakni 222 juta Euro atau Rp4,19 triliun dan sampai saat ini rekor tersebut belum terpecahkan.
1. Lionel Messi
Siapa yang tak kenal Lionel Messi? Pemain asal Argentina itu bisa dikatakan sudah menamatkan sepakbola lantaran pernah merasakan berbagai gelar juara prestisius yang ada di dunia sepakbola saat ini.
Tak hanya gelar bersama klub dan Timnas Argentina, secara individu Messi pun bersinar dengan meraih berbagai gelar pemain terbaik. Semua itu lantas membuat Messi kini hidup dengan nyaman dengan bayarannya yang amat fantastis.
Padahal dulunya Messi kecil hidup dalam ekonomi yang pas-pasan. Ayahnya adalah seorang pekerja di pabrik dan ibunya mengambil pekerjaan Asisten Rumah Tangga paruh waktu.
Pada usia 11 tahun, Lionel Messi didiagnosa menderita penyakit kelenjar hormon pertumbuhan dengan biaya pengobatan kurang lebih 600 euro per bulan. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, tentu keluarga ini tidak mampu mengobati penyakit Lionel Messi.
Cita-citanya menjadi pemain bola juga tidak mulus, ada sederet klub sepak bola Argentina yang menolak dirinya. Semuanya berakhir ketika tahun 2000, Lionel Messi secara resmi bergabung bersama tim junior Barcelona.
Kini ia pun mendapatkan bayaran yang besar di masa-masa jelang pensiunnya bersama Inter Miami di Liga Amerika Serikat (MLS).
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.