“Kemarin di U-17, saya melihat ada darah campuran Korea-Indonesia (Ji Da-bin). Itu terus mau apa, kita bedain? Emang bapaknya sama ibunya sudah tinggal disini, anaknya lahir disini,” ujarnya.
“Kemarin ada lagi keturunan Sudan (Meshaal). Bapaknya orang Sudah, tapi anaknya lahir disini. Terus gimana?mau ditolak? Yang enggak lah. Itulah bangsa Indonesia ya. Bangsa yang menghargai setiap warga negara yang sudah menjadi bagian dari Indonesia dan ingin membangun Indonesia,” tambah Erick.
Satu hal yang pasti, Erick tetap percaya bahwa semua pemain memiliki kualitasnya masing-masing. Dia juga menegaskan bahwa PSSI akan menyeleksi pemain sebaik mungkin, tanpa adanya perbedaan sikap antara pemain keturunan maupun lokal.
“Dan tetaplah, bagaimanapun kita juga percaya, Arhan Kaka, Sulthan Zaky, dan semua yang akan menjadi masa depan sepak bola Indonesia juga. Siapapun yang memang sudah mendeklarasikan ingin membela Merah Putih, ya ini yang kita beri kesempatan. Cuma seleksinya fair, itu kita lakukan,” tandas Erick.
(Admiraldy Eka Saputra)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.