Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara Sombong Tak Ajak Indonesia, Australia Kena Karma Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Maulana Yusuf , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |10:37 WIB
Gara-Gara Sombong Tak Ajak Indonesia, Australia Kena Karma Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Australia terancam gagal jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 (Foto: FIFA)
A
A
A

GARA-gara sombong tak ajak Indonesia, Australia kena karma terancam gagal jadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Padahal, Australia sebelumnya sudah percaya diri untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah kompetisi sepakbola paling bergengsi sejagat dunia itu.

Ya, FIFA menawarkan tuan rumah Piala Dunia 2034 kepada negara yang berada di konfederasi Asia (AFC) dan Oseania (OFC). Penawaran itu setelah FIFA memutuskan enam negara sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030 yakni Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Paraguay dan Argentina.

“Disepakati juga bahwa sejalan dengan prinsip rotasi konfederasi dan menjamin kondisi terbaik untuk menjadi tuan rumah turnamen, proses penawaran untuk edisi 2030 dan 2034 dilakukan secara bersamaan, dengan asosiasi anggota FIFA dari wilayah AFC dan OFC diundang untuk mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Setelah adanya penawaran itu, Australia berencana mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Negeri Kangguru itu dikabarkan akan mengajak Selandia Baru dan juga Indonesia untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2034.

Namun, Australia dikabarkan tak jadi ajak Indonesia jadi partner tuan rumah Piala Dunia 2034. Menurut Sydney Morning Herald, penyebabnya karena Indonesia memiliki memori kelam yakni tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 jiwa alias yang terburuk di pertandingan sepakbola dalam 60 tahun terakhir.

“Ketika fans tim Indonesia, Arema FC, menyerbu lapangan tahun lalu setelah kalah dari rivalnya, Persebaya Surabaya, dan memicu tragedi Kanjuruhan sebagai bencana stadion terburuk dalam hampir 60 tahun, menewaskan 135 orang, dampaknya terasa di seluruh dunia,” tulis Sydney Morning Herald.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement