Setelah kembali dari masa pinjaman, baru pada 2003 ia memutuskan pindah ke UE Lleida. Bermain apik, ia mencuri perhatian Almeira pada 2005.
Empat tahun berseragam Almeira, pada 2009 ia pun diboyong oleh Valencia. Di pengujung kariernya, baru ia pindah ke Brighton & Hove Albion, tepatnya pada 2012.
Tujuh tahun mengabdi di Brighton & Hove Albion, Bruno Saltar memutuskan untuk gantung sepatu. Setelah itu, ia pun dipercaya masuk ke dalam jajaran staff kepelatihan Brighton & Hove Albion.
Kini, Bruno Saltar dipercaya sebagai caretaker Chelsea. Tugas berat jelas menati pria 42 tahun tersebut.
Pasalnya, ia harus membawa Chelsea kembali ke jalur positif setelah terseok di Liga Inggris 2022-2023. Selain itu, Bruno Saltar harus bisa menunjukkan kualitasnya untuk membawa Chelsea bersaing di Liga Champions 2022-2023.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.