Terlepas dari hasil minor ini, Timnas Indonesia U-20 perlu mendapatkan apresiasi atas perjuangannya di turnamen Piala Asia U-20 2023. Mereka tidak tampil dengan kekuatan penuh setelah Marselino Ferdinan tak diizinkan meninggalkan klub barunya, KMSK Deinze.

Sejumlah pemain dari klub lokal pun datang telat karena berbagai ketidaksepakatan. Celakanya, mereka adalah pemain penting, termasuk Muhammad Ferarri dan Kakang Rudianto.
Setidaknya, ada hal manis yang terlihat. Timnas Indonesia U-20 tidak menyerah setelah kekalahan 0-2 dari Irak di laga perdana. Mereka bangkit di laga kedua dengan mengalahkan Suriah 1-0 dan menahan Uzbekistan yang didukung penuh seluruh stadion dengan skor 0-0.
Piala Asia U-20 2023 tidak akan menjadi akhir bagi anak-anak muda ini. Berikutnya, ada Piala Dunia U-20 2023 yang menanti dan itu akan menjadi panggung yang lebih besar.
Diharapkan, kiprah skuad asuhan Shin Tae-yong bakal lebih di Piala Dunia U-20 2023 nanti. Bagaimanapun, ucapan terima kasih dan rasa salut patut disampaikan kepada para pemain Timnas Indonesia U-20.
(Reinaldy Darius)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.