ARSENAL gagal mendapatkan tanda tangan pemain muda Shakhtar Donetsk, Mykhailo Mudryk. Melihat hal itu, legenda The Gunners -julukan Arsenal, Ian Wright justru senang lantaran mantan timnya tidak ngotot untuk memenangkan perburuan Mudryk.
Sebagaimana diketahui, Arsenal harus gigit jari usai ditikung Chelsea dalam persaingan mendatangkan Mykhailo Mudryk dari Shakhtar Donetsk. The Blues -julukan Chelsea- menggelontorkan dana fantastis senilai 100 juta euro atau Rp1,6 triliun demi mendapatkan Mudryk.

Sementara Arsenal yang menjadikan Mudryk sebagai target utamanya justru harus pulang dengan tangan kosong. Padahal, tim berjuluk The Gunners ini sudah melayangkan penawaran yang tak kalah besar yakni senilai 95 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun.
Namun ketika Chelsea masuk dengan nominal fantastis itu, Arsenal memilih mundur. Hingga akhirnya, Mudryk yang sebelumnya menebar kode akan memilih The Gunners pun harus menjatuhkan hatinya ke penawaran yang sangat besar itu.
Kendati demikian, Wright justru senang dengan keputusan Arsenal yang memilih untuk mundur. Pasalnya, dia juga tidak ingin melihat mantan timnya melakukan perjudian besar dengan merogoh uang banyak demi pemain yang belum bermain sebanyak 50 lebih selama membela Shakhtar Donetsk.
“Saya senang dari sudut pandang Arsenal. Mereka tidak mengejar sesuatu yang akan membawa keluar dari rencana yang sedang kami coba bangun dan menghabiskan 100 juta euro untuk seseorang yang belum memainkan 50 pertandingan,” kata Wright, dikutip dari Metro, Rabu (18/1/2023).