Share

5 Pesepak Bola yang Lahir di Tempat Penuh Konflik, Nomor 1 Bintang Real Madrid

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Sabtu 03 Desember 2022 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 51 2719884 5-pesepak-bola-yang-lahir-di-tempat-penuh-konflik-nomor-1-bintang-real-madrid-kgXOzTx6T1.JPG Berikut 5 pesepak bola yang lahir di daerah konflik (Foto: REUTERS)

SEBANYAK 5 pesepak bola yang lahir di tempat penuh konflik menarik untuk dibahas. Lahir di wilayah yang penuh konflik tentu bukanlah suatu hal yang menyenangkan.

Orang-orang yang lahir dan tumbuh di lingkungan seperti itu umumnya akan merasa tertekan dan harus mencari tempat perlindungan untuk melangsungkan kehidupan. Kondisi tersebut rupanya pernah dialami oleh sejumlah pemain sepak bola.

Cristiano Ronaldo

Setidaknya, ada lima pesepak bola yang lahir di tempat penuh konflik. Siapa saja mereka? Simak pembahasan kami berikut ini.

Berikut 5 Pesepak Bola yang Lahir di Tempat Penuh Konflik

5. Awer Mabil

Awer Mabil

Pemain yang memperkuat Timnas Australia di Piala Dunia 2022 ini merupakan sosok yang lahir di tempat penuh konflik. Awer Mabil lahir di tempat pengungsian Kakuma, Kenya, pada 1995.

Hal ini terjadi karena orang tuanya kabur dari konflik perang saudara yang pecah di Sudan. Tahun 2006, keluarganya memutuskan untuk pindah ke Australia.

Di Negeri Kanguru inilah bakatnya dalam bermain bola mulai terlihat. Awer Mabil bermain untuk Adelaide United dan debut bersama Timnas Australia pada 2018.

4. Xherdan Shaqiri

Xherdan Shaqiri

Saat usianya baru menginjak satu tahun, Xherdan Shaqiri harus mengungsi ke Swiss karena adanya konflik yang terjadi di Yugoslavia pada awal 1990-an. Pecahnya konflik ini menyebabkan ribuan orang tewas.

 BACA JUGA:Alasan Kenapa Bola Itu Sangat Khas dengan Warna Hitam Putih

Beruntung, pemain keturunan Albania ini bisa memulai kehidupan baru di kota Augst yang lokasinya tidak begitu jauh dari Basel. Situasi tersebut rupanya membuka takdir baru bagi Shaqiri. Ia kemudian menjadi pesepak bola tersukses di Swiss.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Alphonso Davies

Alphonso Davies

Alphonso Davies merupakan pemain yang lahir pada 2 November 2000. Ia lahir di kamp pengungsian Buduburam, Ghana. Kondisi ini terjadi karena setahun sebelum kelahirannya terjadi perang di Liberia. Sehingga orang tuanya harus mengungsi.

Setelah lima tahun berada di Ghana, Davies dan keluarganya pindah ke Kanada hingga kehidupannya membaik. Sejak saat itu, ia mulai mengembangkan bakat bermain bola dan berhasil bergabung bersama Timnas Kanada saat berusia 16 tahun.

2. Dejan Lovren

Dejan Lovren

Akibat pecahnya perang Bosnia, keluarga Dejan Lovren harus mengungsi ke Jerman. Selama di Jerman, setiap enam bulan sekali keluarganya harus melaporkan diri agar mendapat izin tinggal lebih lama.

Di sana, Dejan Lovren mengasah bakatnya dalam bermain sepak bola hingga ia berhasil bermain untuk tim lokal. Setelah perang usai, Lovren dan keluarganya kembali lagi ke Kroasia.

1. Luka Modric

Luka Modric

Pemain sepak bola asal Kroasia ini lahir pada 1985. Di masa kecilnya, ia hidup di desa Modrici. Namun, perang di negara tersebut membuat hidupnya tak mudah.

Ayahnya merupakan seorang tentara dan harus bertugas dalam peperangan. Sementara sang kakek terbunuh oleh pemberontak. Kondisi yang mencekam ini membuat keluarganya harus pindah ke kota Zadar.

Di Zadar, Modric dan keluarganya harus tinggal dipengungsian selama bertahun-tahun. Di tengah kehidupannya yang susah, Modric berhasil mengasah kemampuannya dalam bermain sepak bola.

Kehidupannya mulai berubah setelah ia direkrut oleh NK Zadar, klub asal Kroasia. Nama besarnya pun lahir sebagai bintang sepak bola top hingga kini dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Real Madrid.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini