Share

4 Pesepakbola Selain Cristiano Ronaldo yang Terang-terangan Bermusuhan dengan Pelatih, Nomor 1 Bikin Panas Barcelona

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Jum'at 18 November 2022 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 18 51 2710310 4-pesepakbola-selain-cristiano-ronaldo-yang-terang-terangan-bermusuhan-dengan-pelatih-nomor-1-bikin-panas-barcelona-9Yz9ssudXp.JPG Cristiano Ronaldo dan Erik Ten Hag bersitegang di Manchester United (Foto: REUTERS)

SEBANYAK 4 pesepakbola selain Cristiano Ronaldo yang terang-terangan bermusuhan dengan pelatih memang menarik untuk dibahas. Selama beberapa hari terakhir, sang megabintang asal Portugal membuat gaduh di Manchester United.

Saat wawancara bersama jurnalis Piers Morgan, Ronaldo mengungkapkan hal tak terduga tentang tim yang membesarkan namanya itu. Salah satu pendapatnya yang kontroversial adalah tentang dua petinggi The Red Devils – julukan Manchester United – dan Erik ten Hag yang memaksanya untuk pergi.

Cristiano Ronaldo

Pemain berusia 37 tahun itu juga mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap juru taktik asal Belanda itu. Ronaldo pun mengungkapkan bahwa Erik ten Hag tidak menunjukkan rasa hormat kepadanya.

Ternyata dalam dunia lapangan hijau, masalah pemain yang bermusuhan dengan pelatih bukanlah pertama kali. Sebab, ada beberapa pemain lainnya yang juga mengalami hal yang sama.

Lantas, siapa saja pesepakbola yang terang-terangan bermusuhan dengan pelatih? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan Okezone berikut ini.

Berikut 4 Pesepakbola Selain Cristiano Ronaldo yang Terang-terangan Bermusuhan dengan Pelatih

4. Nicolas Anelka dengan Raymond Domenech

Nicolas Anelka

Jika tiga kasus sebelumnya terjadi di level klub, berbeda dengan permusuhan antara Nicolas Anelka dan Raymond Domenech yang terjadi di level tim nasional.

Keduanya bertengkar hebat saat Prancis kalah 0-2 dari Meksiko di matchday 2 Grup A Piala Dunia 2010. Saat turun minum, Domenech memarahi Anelka yang menilainya tak bermain sesuai posisi.

Anelka yang tidak terima pun mencaci maki Domenech dengan kata-kata kasar. Buntut kejadian itu, Anelka ditendang dari skuad Prancis ketika turnamen masih berlangsung.

Ternyata buntut tersebut mengundang pemain Les Bleus – julukan Timnas Prancis – lain yang tidak terima dengan keputusan tersebut dan menolak berlatih. Situasi yang ada tidak membantu kondisi Prancis yang sudah satu kaki berada di pintu keluar Piala Dunia 2010.

Prancis pun tersisih sebagai juru kunci Grup A setelah kalah 1-2 atas Afrika Selatan pada matchday terakhir.

Lantaran sikapnya itu, selang dua bulan kemudian, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menjatuhkan sanksi 18 pertandingan untuk Anelka. Mantan pemain Real Madrid dan Arsenal ini pun menanggapi dingin denda yang dijatuhkan kepadanya.

Sebab, Anelka diketahui sudah memutuskan pensiun sebelum sanksi itu terbit, yang artinya hukuman tersebut tidak berpengaruh untuk kariernya.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Romelu Lukaku dengan Thomas Tuchel

Romelu Lukaku

Setahun yang lalu, Romelu Lukaku melakukan wawancara dengan Sky Sports Italia berbincang dengan Piers Morgan. Kala itu, penyerang asal Belgia membahas situasinya di Chelsea setelah pindah ke klub tersebut pada musim panas 2021.

Pemain yang kini berusia 29 tahun itu secara terbuka mengeluh soal pelatihnya kala itu, Thomas Tuchel.

"Saya tidak senang dengan situasinya, ini normal, Tuchel telah memilih untuk bermain dengan sistem lain," kata Lukaku seperti dilansir dari Sky Sport Italia.

Di waktu yang sama, Lukaku juga mengungkapkan niat untuk kembali ke Inter Milan, klubnya sebelum hengkang ke Chelsea. Komentarnya itu membuat Lukaku menghadapi konsekuensi.

Ia diparkir Tuchel kala Chelsea berhadapan dengan Liverpool pada pekan ke-21 Liga Inggris 2021-2022, Minggu (2/1/2022). Atas sikapnya, Lukaku akhirnya meminta maaf untuk wawancara tersebut.

2. Carlos Tevez dengan Roberto Mancini

Carlos Tevez

Mantan penyerang Manchester City ini pernah bermusuhan dengan Roberto Mancini sang pelatih. Hal ini terjadi saat gelaran Liga Champions 2011 antara Man City dan Bayern Munich.

Mancini menginstruksikan Tevez untuk bersiap turun menjadi pemain pengganti. Akan tetapi, Tevez menolak perintah tersebut yang membuat pelatih asal Italia itu pun berang.

Alhasil, Mancini mengatakan bahwa Tevez tidak akan pernah bermain lagi untuk The Sky Blues saat pertandingan usai.

“Untuk saya, kalau ada pemain Manchester City di Liga Champions dan mendapat banyak uang, lalu bersikap seperti ini, dia tidak akan bermain untuk saya lagi,” kata Mancini.

Pernyataan Mancini tersebut nyaris menamatkan karier Tevez di Manchester City. Pemain asal Argentina itu pun diminta untuk berlatih sendirian dan mendapat denda lantaran sikapnya tersebut. Setelah Tevez minta maaf, hubungan keduanya pun membaik.

1. Zlatan Ibrahimovic dengan Pep Guardiola

Zlatan Ibrahimovic

Penyerang AC Milan satu ini juga diketahui bermusuhan dengan sang mantan pelatih. Bahkan, permusuhannya terbilang awet hingga keduanya tak lagi menjadi rekan kerja.

Diketahui, hubungan antara Zlatan Ibrahimovic dan Pep Guardiola memburuk saat sama-sama di Barcelona pada 2009 hingga 2011. Pemain asal Swedia itu tak suka saat dirinya ditarik keluar oleh Pep dalam pertandingan.

Ibrahimovic pun membandingkan situasi yang ia alami dengan mobil balap. Menurutnya, tidak memainkannya selama 90 menit sama seperti memperlakukan mobil Ferrari layaknya mobil Fiat.

Ibrahimovic pun tak menutup-nutupi perasaan kesalnya terhadap Guardiola, bahkan menganggap mantan pelatihnya itu sebagai musuh.

“Guardiola melihat ke saya dan saya langsung kesal. Dalam hati saya berkata, ‘Itu musuh saya, sedang menggaruk kepala plontosnya!’. Saya pernah meneriaki dia sebagai orang tidak punya nyali," ucap Ibrahimovic.

Pemain yang kini berusia 41 tahun itu juga membandingkan Pep Guardiola dengan rivalnya, Jose Mourinho.

“Mourinho adalah kebalikan Guardiola. Jika Mourinho bisa membuat semua orang bersemangat, Guardiola merusak suasana,” tuturnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini