“Memang ada tiga atau empat hal yang harus diperbaiki, yang pertama soal timing saat mengoper bola, lalu ketika ambil bola dari lawan, harusnya ada kecepatan untuk melakukan serangan balik,” ujarnya.
Selain itu, Shin Tae-yong juga menyorot kemampuan para pemain dalam memanfaatkan ruang. Menurutnya, skuad Garuda Nusantara masih belum tanggap ketika ada rekannya yang membuka ruang.

“Dan juga ruang, maksud saya, pemain belum paham konsep memanfaatkan ruang, jadi maksudnya kalau ada pemain yang menciptakan ruang, harusnya ada yang datang, dan oper bola ke daerah itu,” tutupnya.
Setelah melakoni rangkaian pemusatan latihan (TC) di Turki, Timnas Indonesia U-20 akan bertolak ke Spanyol untuk mengikuti sebuah turnamen. Di Negeri Matador, Timnas Indonesia U-20 akan bersua Slowakia U-20 dan Prancis U-20.
(Rivan Nasri Rachman)