Share

Rasakan Kekalahan Perdana, Luciano Spalletti Beberkan Penyebab Napoli Takluk dari Liverpool

Andhika Khoirul Huda, MNC Portal · Rabu 02 November 2022 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 02 261 2699313 rasakan-kekalahan-perdana-luciano-spalletti-beberkan-penyebab-napoli-takluk-dari-liverpool-5DfYyQ6c5t.jpg Suasana laga Liverpool vs Napoli. (Foto: Reuters)

LIVERPOOL Napoli akhirnya merasakan kekalahan perdana di musim 2022-2023 usai tumbang 0-2 dari Liverpool di laga pamungkas Grup A Liga Champions. Tentu kekalahan itu membuat sang pelatih, Luciano Spalletti merasa kecewa, apalagi ia menilai kekalahan timnya berawal dari mulai menurunnya tempo permainan Partenopei lantaran merasa sudah puas dengan hasil imbang 0-0 yang sempat mereka rasakan hingga menit 80.

Bertandang ke Anfield Road, Rabu (2/11/2022) dini hari WIB, Partenopei -julukan Napoli- menjalani laga yang sangat ketat dengan tim tuan rumah. Mereka mampu mengimbangi permainan tim besutan Jurgen Klopp itu hampir di sepanjang pertandingan.

Kendati demikian, di pengujung babak kedua, klub raksasa Liga Italia itu malah kecolongan dua gol. Gol pertama berasal dari sontekan Mohamed Salah pada menit 85 dan yang kedua oleh Darwin Nunez di menit 90+8.

Liverpool vs Napoli

Meski kalah, Spalletti menilai bahwa Victor Osimhen dan kolega bermain fantastis dalam laga di Anfield tersebut. Spalletti hanya merasa timnya lengah di pengujung babak kedua karena sudah merasa puas dengan hasil imbang, yang sudah cukup untuk membawa mereka keluar sebagai juara Grup A sehingga akhirnya performa mereka menurun dan kejebolan dua gol.

"Saya yakin kami menampilkan performa yang luar biasa. Di sebagian besar pertandingan ini, kami melakukannya dengan baik dalam penguasaan bola dan menciptakan peluang, menjaga permainan tetap seimbang tanpa pernah kesulitan,” kata Spalletti dilansir dari laman resmi UEFA, Rabu (2/11/2022).

“Namun, seiring berjalannya waktu, saya melihat anak buah saya merasa sedikit puas dengan hasil imbang sehingga agak melambat. Dari segi mentalitas, justru dengan kondisi itu seharusnya ketika kami merasa nyaman, kami harus menekan karena kami tidak akan rugi apa-apa,” tambahnya.

“Kemudian, lawan melakukannya dengan baik saat memanfaatkan peluang dan akhirnya bisa mencetak gol. Mereka jelas lebih terbiasa menjaga intensitas dan kecepatan selama 90 menit atau lebih,” tutur Spalletti.

Liverpool vs Napoli

Untungnya, kekalahan itu tak membuat Napoli digeser oleh The Reds -julukan Liverpool- di puncak klasemen Grup A. Sebab, mereka masih unggul tiga gol dari jumlah selisih gol yang ada bila dibandingkan dengan Roberto Firmino dan kawan-kawan, meski sama-sama mengemas 15 poin dari enam pertandingan.

Dengan begitu, Partinopei melangkah ke babak 16 besar sebagai juara grup dan selanjutnya akan melawan tim runner-up dari grup lain. Sedangkan Liverpool harus puas menyandang predikat sebagai runner-up dan bakal menantang sang juara dari grup lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini