FEDERASI Sepak Bola Dunia (FIFA) dilaporkan telah mengabulkan permohonan khusus yang diajukan kubu Tim Nasional (Timnas) Argentina jelang melawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Demi mendapatkan keuntungan psikologis dalam pertandingan yang digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB nanti, permintaan Argentina soal jersey mendapatkan lampu hijau.
Sebelumnya, sang juara bertahan secara mendadak mengirimkan surat resmi kepada badan pengatur sepak bola dunia tersebut. Laga ini sendiri terasa sangat spesial karena menjadi pertemuan perdana kedua negara sejak November 2005, sekaligus momen pertama megabintang Lionel Messi yang kini berusia 39 tahun menghadapi The Three Lions –julukan Timnas Inggris.
Jurnalis ternama, Gaston Edul, membocorkan permintaan khusus tersebut berisi permohonan Argentina untuk mengenakan jersey tandang mereka yang berwarna biru gelap, alih-alih menggunakan seragam kebesaran garis putih-biru langit yang ikonik.
Padahal sepanjang turnamen musim panas ini, Argentina hampir selalu memakai seragam utama mereka. Dari enam pertandingan yang sudah dilakoni, Lionel Messi dan kawan-kawan tercatat hanya sekali memakai jersey biru gelap, yakni saat membungkam Yordania 3-1 di fase grup.
Keputusan Argentina meminta pergantian warna jersey ini disinyalir kuat karena faktor takhayul dan sejarah manis masa lalu. Kubu Argentina percaya warna biru gelap membawa keberuntungan besar setiap kali mereka bersua rival abadi mereka, Inggris, di panggung Piala Dunia.
Sejarah mencatat, dua kemenangan krusial Argentina atas Inggris diraih saat mereka mengenakan seragam biru gelap. Momen pertama terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 1986, disusul kemenangan dramatis lewat adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998.
Pada tahun 1986 di Stadion Azteca, Diego Maradona yang mengenakan nomor punggung 10 berwarna biru gelap mencetak gol legendaris "Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini" ke gawang Inggris.