Share

Survei Football Institute Buktikan Kinerja PSSI dalam Tangani Tragedi Kanjuruhan Tidak Memuaskan Suporter

Andri Bagus Syaeful , MNC Portal · Senin 31 Oktober 2022 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 49 2698127 survei-football-institute-buktikan-kinerja-pssi-dalam-tangani-tragedi-kanjuruhan-tidak-memuaskan-suporter-FLR1jYAAhu.jpg Football Institute laksanakan survei untuk menilai kinerja PSSI (Foto: MPI/Andri Bagus)

SURVEI Football Institute buktikan kinerja PSSI dalam tangani Tragedi Kanjuruhan tidak memuaskan suporter. Mayoritas suporter menyebut PSSI tidak bertanggung jawab dalam penanganan pasca-tragedi.

Disampaikan oleh founder Football Institute, Budi Setiawan, ini merupakan survei tentang “Persepsi Fans Sepak Bola Nasional Terhadap Kondisi Sepak Bola Nasional”. Salah satu poin utama yang diulas adalah tentang penanganan PSSI terhadap Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang itu.

Aremania

"35 persen (suporter menilai PSSI) tidak bertanggung jawab. 28 persen (suporter menilai PSSI) bertanggung jawab," kata Budi di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Pria berkacamata itu mengatakan ada tiga penilaian lainnya kepada PSSI terkait hal itu. Penilaian itu dengan masih tingginya angka tidak puas.

"17,9 persen (supporter menilai PSSI) sangat tidak bertanggung jawab, 14,1 persen netral, dan 3,5 persen sangat bertanggung jawab," katanya.

 BACA JUGA:Aremania Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas: Kawal sampai Titik Terakhir!

Budi mengatakan hasil survei itu pun sudah diberikan kepada Presiden Jokowi. Tujuannya agar Jokowi mengetahui suara para suporter di Indonesia.

"Kami serahkan kepada presiden. Harapan presiden bisa membaca hasil survei, terkait sikap suporter terkait Kanjuruhan," ujarnya.

Tragedi Kanjuruhan

Survei itu dilakukan dalam kurun waktu 15-21 Oktober 2022 yang melibatkan 1200 responden dari suporter tersebar di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, dan Malang. Metode sampling dengan menggunakan multi random dengan margin error 2,83 persen dan confident interval 95 persen.

Untuk suporter yang dilibatkan dalam survei itu dengan kategori, yakni pendukung salah satu tim besar, rutin menonton sepak bola selama satu musim, dan secara rutin menyaksikan tayangan sepak bola nasional di televisi. Kategori lainnya, yaitu memiliki alokasi anggaran untuk mendukung tim kebangaan di Liga 1.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini