SEBANYAK 5 fakta laga Timnas Indonesia U-20 vs Turki akan dibahas di sini. Salah satu di antaranya adalah bukti bahwa kekuatan Garuda Muda tak berbeda jauh dengan tim tangguh Eropa.
Timnas Indonesia U-20 baru saja melakoni laga uji coba kontra Turki di Stadion Manavgat Ataturk, Rabu 26 Oktober 2022. Sayangnya, dalam laga ini tim asuhan Shin Tae-yong harus menelan pil pahit dengan skor 1-2.

Apa saja yang terjadi dari pertandingan tesebut? Berikut adalah lima fakta dari laga Timnas Indonesia U-20 vs Turki.
Berikut 5 Fakta Laga Timnas Indonesia U-20 vs Turki
5. Laga Uji Coba Kedua di Turki

Laga ini merupakan partai uji coba kedua yang dimainkan oleh Timnas Indonesia U-20 selama TC di Turki. Sebelumnya, Marselino Ferdinan dan kolega telah berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Cakalliki Spor.
Dalam laga itu, gol-gol untuk Timnas Indonesia dicetak oleh Ginanjar Wahyu dan Ricky Pratama. Gol pertama diciptakan pada menit ke-17 oleh Ginanjar Wahyu, sedangkan Ricky Pratama mencetak gol pada menit ke-85.
4. Sejumlah Pemain Kunci Dimainkan

Pelatih Shin Tae-yong menurunkan tim yang cukup kuat dalam laga uji coba ini. Sebabnya, karena beberapa pemain kunci diturunkan untuk laga ini.
Sebut saja kapten Muhammad Ferarri, Robi Darwis, dan Kakang Rudianto yang bermain sejak awal di lini pertahanan. Sedangkan Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh, dan Hokky Caraka dilibatkan di lini serang.
3. Cahya Supriadi Belum Dilibatkan

Cahya Supriadi merupakan kiper utama untuk Timnas Indonesia U-20. Namun sayang, untuk laga uji coba kontra Turki ini, kiper Persija Jakarta masih belum dilibatkan, dengan Shin Tae-yong mengandalkan Aditya Arya di bawah mistar gawang.
Sebab, dia baru tiba di Turki pada Selasa 25 Oktober 2022, sehari sebelum pertandingan. Keterlambatannya disebabkan oleh proses pemulihan cedera kepala yang menderanya sejak pertandingan kontra Hong Kong di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 yang dimainkan September lalu.
2. Shin Tae-yong Bermain High Pressing

Dalam pertandingan uji coba kontra Turki, Timnas Indonesia U-20 tidak takut untuk bermain bola pendek dari kaki ke kaki. Anak-anak asuhan Shin Tae-yong itu tetap sabar dalam membangun serangan.
Bahkan, ketika kehilangan bola, Marselino Ferdinan dan kolega berani untuk melakukan high pressing. Itu dilakukan ketika Turki bermain di areanya sendiri.
1. Kekuatan Tak Beda Jauh
Kekalahan memang pahit namun hasil 1-2 kontra Turki menunjukkan kualitas Timnas Indonesia U-20 tidak berbeda jauh dengan tim kuat Eropa. Hal ini bisa menjadi modal berarti untuk gelaran Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
Lagipula, masih ada perjalanan panjang hingga kedua kompetisi tersebut digelar tahun depan. Pertandingan kontra Turki ini akan menjadi modal evaluasi yang penting untuk menjadi lebih baik.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-20 akan melakoni dua partai uji coba kontra Moldova U-20. Kedua laga tersebut rencananya akan digelar pada 1 dan 4 November 2022 mendatang.
1. Kekuatan Tak Beda Jauh

Kekalahan memang pahit namun hasil 1-2 kontra Turki menunjukkan kualitas Timnas Indonesia U-20 tidak berbeda jauh dengan tim kuat Eropa. Hal ini bisa menjadi modal berarti untuk gelaran Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
Lagipula, masih ada perjalanan panjang hingga kedua kompetisi tersebut digelar tahun depan. Pertandingan kontra Turki ini akan menjadi modal evaluasi yang penting untuk menjadi lebih baik.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-20 akan melakoni dua partai uji coba kontra Moldova U-20. Kedua laga tersebut rencananya akan digelar pada 1 dan 4 November 2022 mendatang.
(Reinaldy Darius)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.