“Jadi, pilihan Pak Jokowi dengan meminta Erick untuk berbicara dengan FIFA sudah tepat," tambah mantan manajer Persija Jakarta di era 2001 itu.
Terkait dengan rencana FIFA membentuk tim reformasi dan berkantor di Indonesia, bahkan dijadwalkan melihat kondisi Stadion Kanjuruhan, Malang, IGK Manila melihat hal itu sebagai bentuk perhatian serius. Ia pun berharap seluruh stakeholder mau memberikan informasi secara jelas dan benar.

"Tim pencari fakta harus berani mengungkapkan apa yang terjadi. Begitu pula pemerintah, dalam hal ini Kemenpora dan juga PSSI serta supporter harus memberikan informasi detil dan masukan kongkrit agar hasil evaluasi FIFA tetap memberikan kartu kuning ke kita. Dengan potensi sepakbola yang ada di Indonesia, saya optimistis FIFA pasti membantu Indonesia," tutup IGK Manila.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.