Share

Kirim Surat kepada Presiden Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan, FIFA Tinjau Penjadwalan Pertandingan Liga Indonesia

Cikal Bintang, MNC Portal · Sabtu 08 Oktober 2022 00:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 08 51 2682985 kirim-surat-kepada-presiden-jokowi-soal-tragedi-kanjuruhan-fifa-tinjau-penjadwalan-pertandingan-liga-indonesia-lnx9OxhlGG.jpg FIFA kirim surat kepada Presiden Jokowi terkait tragedi Kanjuruhan (Foto: Reuters)

FEDERASI Sepakbola Internasional (FIFA), melalui Presidennya, Gianni Infantino mengirim surat kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Dalam surat itu, FIFA menyoroti penjadwalan pertandingan Liga Indonesia agar tak terjadi kejadian serupa.

Seperti diketahui, sepakbola Indonesia tengah berduka setelah insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 silam. Kala itu, terjadi kerusuhan pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang berakhir 2-3 untuk kemenangan Bajul Ijo (julukan Persebaya).

 Presiden Jokowi

Insiden itu menyebabkan 131 orang meninggal dunia karena berdesak-desakkan ingin keluar dari stadion. Sebab, mereka ingin menghindari gas air mata yang sudah memenuhi tribun. Tragedi ini pun menjadi sorotan dunia.

Sebagai induk sepakbola dunia, FIFA tak luput mengikuti perkembangan insiden di Stadion Kanjuruhan. Terbaru, FIFA mengirim surat kepada Presiden Jokowi, yang berisi poin-poin untuk mendorong reformasi sepakbola Indonesia.

Dari beberapa poin yang dicatat, FIFA ikut menyorot jadwal pertandingan yang dinilai terlalu malam. Dalam hal ini, FIFA mendukung perbaikan penjadwalan pertandingan di kompetisi domestik Indonesia.

BACA JUGA:Soal Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Konfirmasi PSSI Aman dari Sanksi FIFA! 

“Tinjauan terhadap penjadwalan dan waktu pertandingan akan dilakukan, dengan tujuan khusus untuk menghindari waktu pertandingan yang dapat meningkatkan profil risiko pertandingan tertentu,” tulis FIFA dalam salah satu poin surat itu, dikutip pada Sabtu (8/10/2022).

“Ini dapat mencakup pertimbangan penjadwalan pertandingan tidak lebih dari jam 5 sore dan di televisi hanya pada hari Sabtu dan Minggu, yang mencerminkan korelasi antara waktu kick-off lebih awal dan pengurangan insiden peristiwa kekerasan di tempat lain,” sambung FIFA.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

“Ini juga akan membantu mengurangi tekanan pada infrastruktur transportasi umum dan memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi para pendukung ke transportasi umum sehingga membuat keberangkatan dari stadion menjadi lebih mudah dan aman,” tambah FIFA.

Lebih lanjut, FIFA menyatakan jadwal ini akan mempermudah personel keamanan dalam mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, FIFA juga berharap para pendukung bisa memahami dan meminimalisir potensi masalah dalam sebuah pertandingan.

“Jadwal pertandingan yang lebih konsisten juga harus memungkinkan kehadiran personel keamanan yang lebih terkoordinasi dan teratur untuk mendukung pertandingan,” tulis FIFA.

“Kampanye kesadaran di antara pendukung dan masyarakat umum harus diluncurkan untuk memastikan bahwa para pendukung dapat mengantisipasi semua potensi masalah,” tutup keterangan FIFA.

Di lain hal, imbas tragedi Kanjuruhan, enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keenam orang itu adalah Direktur Utama PT LIB, Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, satu orang Security Officer, dan tiga anggota Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini