Share

Madura United Nyatakan Rehat dari Aktivitas Sepakbola Demi Hargai Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Andhika Khoirul Huda, MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 49 2682663 madura-united-nyatakan-rehat-dari-aktivitas-sepakbola-demi-hargai-korban-tragedi-stadion-kanjuruhan-Ut0GsXMAXd.jpg Madura United nyatakan rehat dari aktivitas sepakbola (Foto: Twitter/@MaduraUnitedFC)

MADURA United menyatakan rehat sejenak dari aktivitas sepakbola. Hal tersebut bertujuan untuk menghargai korban dari tragedi berdarah Stadion Kanjuruhan.

Sebagaimana diketahui, pada 1 Oktober 2022 lalu terjadi insiden mengerikan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang selepas laga lanjutan Liga 1 2022/2023.

Madura United

Laga antara Arema FC kontra Persebaya itu dimenangkan tim tamu Bajul Ijo -julukan Persebaya FC dengan skor 3-2. Gas air mata yang dilepaskan petugas keamanan di stadion untuk mengontrol Aremania yang turun ke lapangan malah membuat situasi menjadi kacau.

Pasalnya, gas air mata itu ditembakkan ke arah tribun penonton sehingga membuat ribuan Aremania -suporter Arema FC- menjadi panik dan berusaha menuju pintu keluar dengan saling berdesakkan. Alhasil, banyak dari mereka yang mengalami sesak napas dan juga terinjak oleh penonton lain hingga akhirnya dilaporkan 125 orang meninggal dunia akibat dari peristiwa itu.

BACA JUGA:Suporter Lampaui Kapasitas Stadion Kanjuruhan, Arema FC Tegaskan Tak Cetak Tiket Lebih

Bencana paling mengerikan di dunia sepakbola Tanah Air itu pun membuat operator Liga 1, yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghentikan sementara Liga 1 dan Liga 2 serta Liga 3 2022-2023. Presiden Joko Widodo pun memerintahkan agar kompetisi tersebut tidak digulirkan sampai semua investigasi atas Tragedi Kanjuruhan selesai dilakukan.

Kendati demikian, klub-klub Liga 1 masih melakukan latihan sembari menunggu kompetisi sepakbola terelite di Indonesia itu kembali berjalan, termasuk Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu tetap menggelar latihan sampai Rabu, 5 Oktober 2022.

Namun, sekarang runner up sementara Liga 1 2022-2023 tersebut memutuskan untuk rehat dari segala aktivitas sepakbola untuk menghargai korban dari Tragedi Kanjuruhan. Hal itu diketahui dari cuitan akun Twitter resmi Madura United, @MaduraUnitedFC, pada Jumat (7/10/2022).

Madura United

‚ÄúKami berhenti dulu. Berkumpul dengan Keluarga. Sepak Bola memang penghidupan kami. Tapi kami lebih menghargai kehidupan insan Sepak Bola Indonesia,‚ÄĚ cuit¬†Madura¬†United.

Kemudian, cuitan itu dilengkapi dengan sejumlah foto hitam-putih yang menampilkan kekosongan fasilitas latihan Madura United. Terlihat tak ada aktivitas apapun di lingkungan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Dengan begitu, Madura United menjadi tim pertama yang menyatakan rehat sejenak dari aktivitas sepakbola selepas Tragedi Kanjuruhan. Sejauh ini, belum ada tim Liga 1 lainnya yang melakukan hal serupa.

Investigasi Tragedi Kanjuruhan sendiri sudah mencapai tahap selanjutnya. Pada Kamis (6/10/2022), Kapolri Listyo Sigit Prabowo sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka dari kasus tersebut, yang salah satunya adalah Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. Sementara tiga tersangka lainnya berasal dari pihak kepolisian dan dua sisanya merupakan bagian dari panitia pelaksana pertandingan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini