MEDIA Vietnam, The Thao, ikut menyoroti Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang diserang habis-habisan akibat insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022. Diketahui, insiden berdarah di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya itu jadi sorotan dunia karena menewaskan ratusan orang.
Ya, Indonesia sedang berduka karena insiden tragis yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022-2023. Laga itu sendiri diketahui berakhir dengan kekalahan Arema FC dengan skor 2-3.

Dengan banyaknya korban yang berjatuhan dalam insiden itu, sejumlah pihak mendapat sorotan lebih karena dinilai turut bertanggung jawab, salah satunya Ketua Umum PSSI.
The Thao bahkan menyoroti kritikan pedas yang diberikan kepada Iwan Bule -sapaan akrab Mochamad Iriawan. Dia diketahui turut diminta mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI.
BACA JUGA: Penyebab Media Vietnam Sebut Shin Tae-yong sebagai Pelatih Monster!
“Presiden Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) mendapat kritikan dari sejumlah besar penggemar Indonesia. Pada pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, sebuah tragedi mengerikan terjadi di Stadion Kanjuruhan. Menurut statistik terbaru, ada 125 orang tewas (termasuk banyak anak-anak),” tulis The Thao, dikutip Okezone Selasa (4/10/2022).
“Kerusuhan ini menjadi tanggung jawab dari para penanggung jawab sepakbola di Indonesia, termasuk Federasi Sepakbola Indonesia. Dalam sambutannya kepada media, Kepala Badan Pengawasan Kepolisian Republik Indonesia, Bapak Sugeng Teguh Santoso, tak segan-segan mengkritik Presiden Federasi Sepakbola Indonesia itu,” sambungnya.
“Bahkan Sugeng Teguh Santoso meminta Ketua PSSI untuk segera mengundurkan diri: ‘Presiden PSSI seharusnya malu dan mengundurkan diri karena peristiwa terburuk sepakbola nasional,’” jelas The Thao.