Share

Media Vietnam Soroti Ketum PSSI Iwan Bule yang Diserang Habis-habisan Akibat Insiden di Stadion Kanjuruhan

Djanti Virantika, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 51 2680745 media-vietnam-soroti-ketum-pssi-iwan-bule-yang-diserang-habis-habisan-akibat-insiden-di-stadion-kanjuruhan-ixI0nhznXU.jpg Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, dituntut mundur dari jabatan Ketum PSSI usai insiden tragis di Stadion Kanjuruhan. (Foto: PSSI)

MEDIA Vietnam, The Thao, ikut menyoroti Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang diserang habis-habisan akibat insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022. Diketahui, insiden berdarah di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya itu jadi sorotan dunia karena menewaskan ratusan orang.

Ya, Indonesia sedang berduka karena insiden tragis yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022-2023. Laga itu sendiri diketahui berakhir dengan kekalahan Arema FC dengan skor 2-3.

Mochamad Iriawan

Dengan banyaknya korban yang berjatuhan dalam insiden itu, sejumlah pihak mendapat sorotan lebih karena dinilai turut bertanggung jawab, salah satunya Ketua Umum PSSI.

The Thao bahkan menyoroti kritikan pedas yang diberikan kepada Iwan Bule -sapaan akrab Mochamad Iriawan. Dia diketahui turut diminta mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI.

BACA JUGA: Penyebab Media Vietnam Sebut Shin Tae-yong sebagai Pelatih Monster!

“Presiden Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) mendapat kritikan dari sejumlah besar penggemar Indonesia. Pada pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, sebuah tragedi mengerikan terjadi di Stadion Kanjuruhan. Menurut statistik terbaru, ada 125 orang tewas (termasuk banyak anak-anak),” tulis The Thao, dikutip Okezone Selasa (4/10/2022).

BACA JUGA: Mengenang Kembali Insiden Tembakan Gas Air Mata yang Terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Tahun 2018 Silam

“Kerusuhan ini menjadi tanggung jawab dari para penanggung jawab sepakbola di Indonesia, termasuk Federasi Sepakbola Indonesia. Dalam sambutannya kepada media, Kepala Badan Pengawasan Kepolisian Republik Indonesia, Bapak Sugeng Teguh Santoso, tak segan-segan mengkritik Presiden Federasi Sepakbola Indonesia itu,” sambungnya.

“Bahkan Sugeng Teguh Santoso meminta Ketua PSSI untuk segera mengundurkan diri: ‘Presiden PSSI seharusnya malu dan mengundurkan diri karena peristiwa terburuk sepakbola nasional,’” jelas The Thao.

Tak sampai di situ, The Thao juga menyoroti kritikan yang diberikan kepada Iwan Bule karena salah berucap dalam konferensi pers terkait insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan. Dia diketahui malah menyebut “Hadirin yang berbahagia” dalam konferensi pers.

“Gelombang protes terhadap Pak Mochamad Iriawan menjadi semakin intens setelah sang pemimpin salah berucap di depan pers. Presiden PSSI mengatakan: ‘Para hadirin yang bahagia’ pada konferensi pers setelah tragedi itu,” tulis The Thao.

Tragedi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan

The Thao juga mengomentari usaha PSSI untuk terhindar dari sanksi FIFA terkait insiden ini. Sebab, dengan banyaknya korban yang berjatuhan, bukan tidak mungkin hukuman menanti sepakbola Indonesia yang bahkan mengancam status mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

“Sekjen Federasi Sepak Bola Indonesia mengatakan laporan kerusuhan itu sudah disampaikan ke FIFA. Indonesia berharap tidak mendapat hukuman apa pun dari FIFA karena ini bukan huru-hara antara suporter kedua tim,” pungkas The Thao.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini