Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

153 Orang Tewas, Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya Jadi Tragedi Sepakbola Paling Mematikan Kedua di Dunia

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 02 Oktober 2022 |11:17 WIB
153 Orang Tewas, Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya Jadi Tragedi Sepakbola Paling Mematikan Kedua di Dunia
Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir ricuh. (Foto: Avirista Midaada/MPI)
A
A
A

Menurut laporan dari Priceonomics, Minggu (2/10/2022), terdapat satu penonton yang masuk ke dalam lapangan dan memukul wasit. Sontak pihak keamanan langsung mengamankan pria tersebut dan menghajarnya secara brutal.

Suporter yang lain jadi ikut emosi dan turun ke lapangan. Perkelahian semakin membesar hingga tercatat ada 328 orang tewas di insiden tersebut dikarenakan sesak nafas atau pendarahan internal.

Tragedi sepakbola paling mematikan.

Insiden di Estadion Nacional sejauh ini masih yang paling mematikan karena jumlah korban meninggalnya mencapai 328, namun ada laporan lain mengatakan bahwa sejatinya masih banyak lagi yang tewas.

Lalu, posisi kedua awalnya terjadi di Stadio Accra Sprots, Ghana pada 2001 silam lantaran ada 126 orang yang tewas. Namun, insiden tersebut kini turun ke posisi ketiga, sebab kericuhan di Kanjuruhan telah menjadi peristiwa sepakbola paling mematikan kedua di dunia.

(Rivan Nasri Rachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement