Share

Hormati Suporter yang Meninggal Dunia di Malang, Pentolan Bonek Minta Jangan Ada Pesta Kemenangan di Surabaya

Andri Bagus Syaeful , MNC Portal · Minggu 02 Oktober 2022 01:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 49 2678931 hormati-suporter-yang-meninggal-dunia-di-malang-pentolan-bonek-minta-jangan-ada-pesta-kemenangan-di-surabaya-Ddi2NiSMZv.jpg Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023 berakhir ricuh (Foto: Avirista Midaada/MPI)

LAGA Arema FC vs Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1 2022-2023 pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB, berakhir ricuh. Bahkan, kericuhan itu memakan korban jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam laga itu, Arema FC takluk 2-3 dari Persebaya. Alhasil, suporter Arema FC (Aremania) kecewa berat dan ngamuk di Stadion Kanjuruhan.

Arema FC vs Persebaya

Melihat hal tersebut, salah satu suporter Persebaya Surabaya, Andie Peci meminta tidak ada perayaan kemenangan di Surabaya. Pasalnya, Bonek (nama suporter Persebaya) turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa.

"Untuk menghormati korban yang meninggal dunia di Malang. Sebaiknya tidak perlu ada konvoi atau arak-arakan utk menyambut Persebaya di kota Surabaya," cuit Andie Peci lewat akun pribadinya @andiepeci.

Dalam laporan tim MNC Portal Indonesia yang berada di Stadion Kanjuruhan, situasi di sana masih mencekam. Terlihat sejumlah ambulan hilir mudik mengangkut para korban yang jumlah ada puluhan orang.

Tampak pada pantauan di lapangan, ada tiga orang yang dipastikan meninggal dunia. Korban masih ditempatkan di tribun VIP menuju arah lorong masuk lapangan.

Minimnya tenaga medis, fasilitas kesehatan membuat banyak korban berjatuhan karena terlambat diberikan pertolongan pertama. Mayoritas korban rata-rata terkena semprotan gas air mata dan terinjak-injak saat meninggalkan tribun stadion.

Aremania

Para suporter yang terinjak-injak karena semprotan gas air mata ini akhirnya panik dan berhamburan. Hal ini menyebabkan kondisi di dalam stadion tak terkendali.

Hingga Minggu (2/10/2022) dini hari WIB, kondisi di stadion masih mencekam. Sejumlah truk yang mengangkut suporter hilir mudik, minimnya kendaraan memaksa korban diangkut dengan truk polisi dan TNI ke rumah sakit terdekat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini