MEDAN – Pelatih Sriwijaya FC, Liestiadi menyoroti kinerja wasit yang memimpin pertandingan timnya melawan PSMS Medan di laga lanjutan Liga 2 2022-2023 Grup Barat di Stadion Telandan. Medan pada Minggu 18 September 2022. Pasalnya ia merasa Sriwijaya banyak dirugikan dengan keputusan wasit di laga yang berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan Laskar Wong Kito tersebut.
Liestiadi menilai wasit asal Pekanbaru itu mengeluarkan beberapa keputusan yang merugikan Sriwijaya, termasuk hadiah tendangan penalti bagi tuan rumah pada menit ke-47 padahal ia meyakini pelanggaran terjadi di luar kotak terlarang.
"Pertandingan sangat menarik apalagi dua tim punya nama besar. Seharusnya ini jadi edukasi buat dunia sepakbola di Indonesia," katanya dalam jumpa pers selepas pertandingan, dikutip dari ANTARA, Senin (19/9/2022).

"Tapi sayang dirusak oleh keputusan wasit. Video dari staf kami, pelanggaran pertama di luar kotak penalti, pelanggaran kedua kawan sama kawan, kok bisa di dalam kotak terlarang," ujar Liestiadi melanjutkan.
Dengan kondisi itu, Liestiadi menilai wasit telah merusak ekosistem sepakbola tanah air.
"Ekosistem yang kita ciptakan akan jadi karma bagi generasi kita," ucapnya penuh kecewa.
Kendati merasa dirugikan, dirinya tetap berjanji akan menampilkan permainan fair play saat menjamu PSMS di Palembang nantinya.