Share

Cerita Fadhil Saddam Eks Akademi Persija Jakarta Merintis Karier di Eropa: Jalani Trial di Klub Bosnia hingga Ingin Bela Timnas Indonesia

Djanti Virantika, Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 51 2650279 cerita-fadhil-saddam-eks-akademi-persija-jakarta-merintis-karier-di-eropa-jalani-trial-di-klub-bosnia-hingga-ingin-bela-timnas-indonesia-Vm0DOrRJwP.jpg Fadhil Saddam, pesepakbola Indonesia yang sedang merintis karier di Eropa. (Foto: Instagram/@fadhilsaddam)

SOSOK Fadhil Saddam, eks akademi Persija Jakarta, sedang jadi sorotan. Sebab, dia kini sedang menjalani trial di salah satu klub sepakbola Bosnia yang berlaga di kasta ketiga, yakni NK Romari. Kepada Okezone, Fadhil Saddam pun berbagi cerita soal perjalannnya merintis karier di Eropa.

Fadhil Saddam yang lahir di Jakarta 22 Maret 2003 sudah mulai berkecimpung ke dunia sepakbola sejak masih kecil. Di usia 7 tahun, dia sudah mulai masuk ke sekolah sepakbola (SSB). Fadhil Saddam pun sudah menimba ilmu di sejumlah SSB, seperti Boca Juniors Football Schools Indonesia hingga akademi Persija Jakarta.

Fadhil Saddam

“Saya dari kecil umur 7 tahun itu sudah masuk SSB dan futsal juga. Jadi beriringan. Kebetulan SSB itu pertama kali di Boca Juniors, Ajax Amsterdam, dan SSB lain di Indonesia juga, saya melanglang buana,” cerita Fadhil Saddam kepada Okezone, Kamis (18/8/2022).

“Pernah juga di Persija. Lalu, terakhir saya pindah ke Ucam Academy, akademi Liga Spanyol tapi base-nya di Indonesia. Lalu, saya memutuskan ke Turki untuk menjelajahi sepakbolanya,” sambungnya.

BACA JUGA: Debut Pesepak Bola Terburuk Sepanjang Sejarah, Ada yang Cuma Main 2 Menit!

Di Turki, Fadhil pun bermain untuk salah satu klub amatir. Kemudian, kesempatan trial di klub sepakbola Bosnia, yakni NK Romari, datang kepadanya. Pemain yang mengidolai Cristiano Ronaldo ini pun menceritakan lebih lanjut bagaimana kesempatan itu datang.

“Awalnya saya berada di klub di Turki, klub amatir. Saat liburan, saya pulang ke Indonesia. Saya pengen (berkarier) yang lebih dari itu. Saya lihat beberapa agen, saya ketemu Alexander Talpes, agen saya sekarang,” tutur Fadhil.

BACA JUGA: Egy Maulana Vikri Kalahkan Rekor 3 Pemain Malaysia pada Debutnya Bersama FC ViOn Zlate Moravce

“Awalnya saya bukan ke NK Romari, tapi liga Romania, liga 3, ada tawaran trial. Saya buat visa dan lain-lain, setelah itu visa saya ditolak. Saya enggak bisa apa-apa,” sambungnya.

“Dari situ, saya sudah kepikiran tidak jadi saja berangkat ke Eropa. Tadinya juga mau ke Amerika Serikat. Tapi setelah itu, agen saya menawarkan ada klub liga Bosnia, liga 3, mau enggak trial. Saya lihat dulu klubnya. Ternyata ini liga 3 tapi dengan fasilitas liga 1. Jadi, kita benar-benar bisa berkembang di sini, saya pikir why not, karena saya ingin berkembang dan lagi di-support pelatih dan fasilitas yang bagus,” ujar Fadhil.

Kini, Fadhil pun sedang menjalani trial di NK Romari. Trial sudah dijalaninya sejak 16 Agustus 2022 hingga 2-3 pekan ke depan. Jika lolos trial, pesepakbola berusia 19 tahun itu pun akan dikontrak oleh NK Romari dengan durasi 1-2 musim.

“Mulai trial Selasa kemarin sampai 2-3 minggu ke depan. Setelah itu, pengumuman bahwa saya akan dikontrak atau tidak, kontraknya 1-2 musim selanjutnya,” tutur Fadhil.

Fadhil Saddam

Selama trial, Fadhil Saddam pun mendapat kesulitan dalam hal bahasa. Meski begitu, hal tersebut tak melunturkan semangatnya, terlebih diakui Fadhil mendapat sambutan hangat dari teman-temannya di NK Romari.

“Untuk kesulitan, kesulitannya bahasa ya. Soalnya rata-rata di sini pakai bahasa lokal, bahasa Bosnia. Jadi secara pelatih, pelatih fisik, dan lain-lainnya itu menggunakan bahasa Bosnia semua. Jadi pertama saya juga agak bingung kan, kadang-kadang pakai intuisi, kadang-kadang tanya ke teman saya. Tapi dari situ, kita harus pecahin masalahnya. Karena itu, saya setiap hari sudah belajar bahasa Bosnia,” ungkap Fadhil.

“Teman-temannya welcome semua karena ini saya langsung bareng pemain senior. Dan kebetulan, ini saya Cuma sendiri orang asing. Orang asing satu-satunya yang ada di klub dan pertama kali dalam sejarah klub. Jadi orang-orang di sana welcome, support saya, dan Alhamdulillah enggak ada kesulitan yang lain, berjalan aja,” lanjutnya menceritakan kesan selama trial di NK Romari.

Fadhil pun berharap bisa menjalani trial dengan baik sehingga mendapat kontrak dari NK Romari. Setelah itu, dia siap menggapai impian lain dalam meniti karier di dunia sepakbola, salah satunya bermain untuk Timnas Indonesia.

“Harapan saya yang utama lolos, bisa diterima dan dikontrak di NK Romari. Setelah itu, lihat peluang yang lebih besar ke Kroasia atau Serbia kalau saya bagus dan perform,” harap Fadhil.

Fadhil Saddam

“Dan karena cinta Tanah Air, saya pengen berada di salah satu skuad Timnas Indonesia. Pasti itu impian semua orang, apalagi saya dari kecil nonton di GBK langsung. Saya pengen banget bela Timnas Indonesia. Tapi yang paling penting saya fokus dulu di sini,” jelas Fadhil.

Dalam merintis karier di Eropa, Fadhil mengaku terinspirasi dari sosok pesepakbola muda Tanah Air, yakni Egy Maulana Vikri. Karena itu, pemain yang juga mengidolakan Irfan Bachdim itu juga ingin menorehkan kesuksesan.

“Benar (ikutin jejak Egy) karene di Eropa bukan cuma soal skill, bagaimana kita survive kan, belum mentalitas diuji, belum tim kita support enggak ke kita,” jelas Fadhil saat membicarakan soal sosok pemain idolanya, salah satunya Egy Maulana Vikri.

“Jadi, saya lihat itu perjalanan Egy Maulana Vikri bagus banget untuk inspirasi yang muda-muda termasuk saya. Saya jadikan dia inspirasi, apalagi dia belum bisa bahasa Inggris dengan lancar waktu itu,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini