EKS pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino sedang gencar-gencarnya buka suara terkait kehidupannya selama di Paris. Menurut Mauricio Pochettino, mantan klubnya itu terlalu ambisius mendapatkan Liga Champions, sampai gelar juara domestik tidak dihargai oleh pihak klub.
Ya, seperti diketahui, Mauricio Pochettino dan PSG telah resmi berpisah sejak 5 Juli 2022 silam. Pihak klub tampak tidak puas selama pelatih asal Argentina itu berlabuh di Paris sejak Januari 2021.

Hal itu disebabkan beberapa target klub tak terpenuhi dengan baik oleh Mauricio Pochettino. Sekadar informasi, di musim lalu, PSG memang mengalami pasang surut di bawah asuhan Mauricio Pochettino.
Walaupun berhasil meraih gelar juara Liga Prancis 2021-2022, Mauricio Pochettino gagal mempersembahkan gelar Liga Champions, yang telah lama diimpikan petinggi klub PSG. Tidak puas dengan hasil yang didapatkan, PSG pun akhirnya memilih untuk memecat Mauricio Pochettino.
Sebagai penggantinya, Les Parisiens (julukan PSG) menunjuk Christophe Galtier, untuk dapat meraih hasil maksimal musim depan. Mengenai hal tersebut, Mauricio Pochettino pun mengaku jika fokus utama PSG selama ini adalah Liga Champions.
Hal itu dianggap membuat perhatiannya terdistraksi. Mengingat PSG pun berlaga di sejumlah kompetisi domestik. Akan tetapi, menurutnya, pihak klub terus menuntut trofi Liga Champions selama ia berada di sana.