Share

10 Transfer Teraneh Manchester United di Era Sir Alex Ferguson, Nomor 1 Pernah Main di Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 45 2640836 10-transfer-teraneh-manchester-united-di-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-pernah-main-di-indonesia-hKfuFgkacS.jpg Berikut 10 transfer teraneh Manchester United di era Sir Alex Ferguson (Foto: Reuters)

10 transfer teraneh Manchester United di era Sir Alex Ferguson, akan dibahas Okezone. Sebagaimana diketahui, Ferguson adalah manajer Manchester United tersukses di era Liga Inggris.

Akan tetapi, itu tidak berarti Ferguson selalu melakukan semuanya dengan sempurna di Manchester United. Berikut 10 transfer teraneh Manchester United di era Sir Alex Ferguson, dilansir dari Manchester Evening News, Selasa (2/8/2022):

10. Bebe

Bebe (Foto: Istimewa)

Daftar ini akan dimulai dari Bebe yang didatangkan Manchester United pada musim panas 2010. Sejak bergabung, pemain berpaspor Portugal itu gagal memenuhi ekspektasi sehingga dipinjamkan ke beberapa klub sebelum dilepas permanen ke Benfica pada musim panas 2014.

9. Massimo Taibi

Massimo Taibi (Sportskeeda)

Massimo Taibi adalah salah satu kiper Italia yang beruntung karena pernah bermain di Manchester United asuhan Ferguson. Bergabung pada musim panas 1999 dari Venezia, Taibi justru gagal unjuk gigi sehingga pergi dari Old Trafford pada musim dingin 2001.

8. Dong Fangzhuo

Selanjutnya, ada penyerang asal China, Dong Fangzhuo, yang direkrut Manchester United pada musim panas 2004. Akan tetapi, karena masalah izin kerja, Fangzhuo pun dipinjamkan ke Royal Antwerp pada saat itu juga.

Fangzhuo kembali ke Manchester United pada musim dingin 2007 setelah tiga musim di Royal Antwerp. Akan tetapi, Fangzhuo tidak tampil sesuai ekspektasi sehingga dibuang ke klub China, DL Shide, pada musim panas 2008.

7. Ralph Milne

Ralph Milne bergabung ke Manchester United dari Bristol City pada musim dingin 1988. Akan tetapi, dia gagal bersinar di bawah asuhan Ferguson. Pada masa akhirnya di Manchester United, Milne kerap menderita cedera dan menghabiskan waktu untuk mabuk. Dia pun pergi pada musim panas 1991 ke klub Hong Kong, Sing Tao.

6. Zoran Tosic

Zoran Tosic (Foto: Transfermarkt)

Zoran Tosic bergabung dengan Manchester United dari Partizan pada musim dingin 2009. Akan tetapi, pada musim dingin 2010, dia dipinjamkan ke Koln karena gagal bersinar. Setelah enam bulan bersama Koln, Tosic dijual permanen ke CSKA Moskow.

5. Gabriel Obertan

Gabriel Obertan (Foto: Reuters)

Gabriel Obertan dibeli Manchester United dari Bordeaux pada musim panas 2009. Pemain berpaspor Prancis itu diproyeksikan sebagai pengganti Cristiano Ronaldo yang dijual ke Real Madrid. Akan tetapi, dia lebih banyak duduk di bangku cadangan hingga dijual ke Newcastle United pada musim panas 2011.

4. Jordi Cruyff

Jordi Cruyff (Foto: Istimewa)

Posisi keempat ditempati oleh Jordi Cruyff yang merupakan anak dari legenda Barcelona dan Belanda, Johan Cruyff. Manchester United membeli Jordi dari Barcelona pada musim panas 1996.

Kemampuan dan karier Jordi tidak seperti sang ayah. Manchester United pun meminjamkannya ke Celta Vigo pada musim panas 1999 sebelum dijual permanen ke Deportivo Alaves setahun berselang.

3. Nick Powell

Nick Powell diharapkan menjadi masa depan Manchester United usai dibeli dari Crewe Alexandra pada musim panas 2012. Akan tetapi, dia gagal membuktikan kemampuannya sehingga dipinjamkan ke beberapa klub hingga dijual permanen ke Wigan Athletic pada musim panas 2016.

2. Mark Bosnich

Mark Bosnich (Foto: Daily Star)

Mark Bosnich diharapkan menjadi pengganti terbaik untuk Peter Schmeichel yang dijual Manchester United ke Sporting Lisbon pada musim panas 1999. Sayang, mantan kiper Aston Villa itu gagal unjuk gigi bersama Manchester United.

Kiper asal Australia itu hanya menjadi penghuni bangku cadangan. Bosnich dijual Manchester United ke Chelsea pada musim dingin 2001. Perlu diketahui, ini merupakan era kedua Bosnich di Manchester United. Sebelumnya, dia gabung Manchester United dari Sydney United pada musim panas 1989 sebelum kembali ke klub asalnya dua tahun berselang.

1. Eric Djemba-Djemba

Eric Djemba-Djemba (Foto: Sportskeeda)

Eric Djemba-Djemba ada di posisi pertama. Dia bergabung ke Manchester United dari Nantes bersamaan dengan Cristiano Ronaldo yang dibeli dari Sporting Lisbon pada musim panas 2003.

Namun, karier Djemba-Djemba tidak secemerlang Cristiano Ronaldo. Pada musim dingin 2005, Djemba-Djemba pindah permanen ke Aston Villa.

Karier Djemba-Djemba membawanya ke Liga Indonesia saat didatangkan Surabaya United pada 30 Januari 2015. Akan tetapi, karena Indonesia kena hukuman dari FIFA, Djemba-Djemba pun gagal tampil di QNB League 2015. Saat itu, Djemba-Djemba juga sempat dipinjamkan ke klub amatir, Persipa Padalarang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini