William Gabriel sendiri mendapat kartu merah usai melakukan protes berlebihan kepada hakim garis. Sementara itu, Firza Andika mendapat kartu merah usai melakukan pelanggaran keras kepada pemain Timnas Thailand U-23 di barisan pertahanan Timnas Indonesia U-23.

Di sisi lain, Ricky kambuaya dan Rachmat Irianto, mendapat kartu kuning kedua di laga ini. Keduanya, dianggap memicu keributan di lapangan setelah tekel yang dilakukan Firza Andika.
Keputusan Yahya Ali memicu kontroversi banyak pihak. Namun, hal itu sudah terjadi. Untuk diketahui, Yahya Ahli sendiri dikenal sosok wasit yang tegas dan tak segan mengeluarkan kartu bagi pemain.
Dilansir Transfermarkt, Yahya Ali sudah memimpin pertandingan sebanyak 51 kali selama berkarier sebagai wasit sejak 1984. Yahya Ali pun sudah mengeluarkan 207 kartu kuning dan empat kartu merah (belum termasuk laga Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Thailand U-23).
Selain itu, wasit berkebangsaan Uni Emirat Arab (UEA) ini sudah memberikan 24 penalti ketika memimpin pertandingan. Pertandingan di Liga Utama Uni Emirat Arab, menjadi yang paling banyak dimpimpin olehnya, dengan jumlah 46 laga.
Di kompetisi itu, Yahya Ali pun diketahui sudah mengeluarkan 188 kartu kuning dan empat kartu merah. Tak heran, karena Yahya merupakan wasit kelahiran UEA.
Bukan hanya di laga malam tadi saja, Yahya Ali juga pernah memimpin pertandingan Laos vs Mongolia di Kualifikasi Piala Asia U-23. Saat itu, ada lima kartu kuning dan satu penalti yang ia keluarkan di laga itu.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.