"Tiket apa pun yang ditawarkan untuk dijual oleh pihak ketiga di internet (termasuk di media sosial, pasar, dan platform tiket sekunder) diiklankan dengan melanggar syarat dan ketentuan tiket," UEFA memperingatkan dalam sebuah pernyataan dikutip laman RTE, Kamis (12/5/2022).
"UEFA secara aktif menegakkan syarat dan ketentuan tiketnya, termasuk dengan memantau internet, dan akan mengambil tindakan (termasuk membatalkan tiket) di mana iklan yang tidak sah diidentifikasi,” lanjutnya.

"Selain itu, UEFA sadar bahwa permintaan tiket ke final dapat mengakibatkan tiket palsu memasuki pasar sekunder, seperti yang terjadi di final sebelumnya. Fans disarankan agar tiket palsu tersebut tidak akan masuk ke stadion.
"Untuk menjaga keselamatan dan keamanan para penggemar, pemegang tiket harus menyadari bahwa pemeriksaan akan dilakukan di final dan otoritas lokal di kota-kota akan mengambil tindakan terhadap penjualan kembali tiket yang tidak sah,” pungkas pernyataan UEFA.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.