Share

Banyak Calo, UEFA Larang Fans Liverpool dan Rangers FC untuk Beli Tiket Ilegal

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 20:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 261 2593313 banyak-calo-uefa-larang-fans-liverpool-dan-rangers-fc-untuk-beli-tiket-ilegal-aK55Ko2Abf.JPG Fans Liverpool. (Foto: Reuters)

NYON – Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) melarang keras pendukung Liverpool dan Rangers FC membeli tiket secara ilegal di calo tiket. Jika masih berani membeli tiket ilegal, UEFA pun siap memberikan sanksi, termasuk tak bisa menonton langsung final Liga Champions dan Liga Eropa yang diikuti Liverpool dan Rangers.

Seperti diketahui, kedua tim ini merupakan peserta dari partai puncak kompetisi terbesar di Eropa. Liverpool untuk Liga Champions dan Rangers untuk Liga Eropa 2021-2022.

Liverpool akan menghadapi Real Madrid pada 29 Mei 2022 di Stadion Stade de France, Paris. Sementara Rangers akan melawan Eintracht Frankfurt pada 19 Mei 2022 di Ramon Sanchez, Seville.

Trofi Liga Champions

Terdapat protes dari pihak masing-masing klub terkait alokasi tiket partai puncak itu. Misalnya, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengkritik bahwa tiket yang dialokasikan untuk penggemarnya terlalu sedikit dan mahal.

Sebagai gambaran, pendukung Liverpool hanya diberi kuota 20.000 tiket dari 75.000 kapasitas stadion Stade de France. Harga yang dikenakan adalah di kisaran 579 – 50 poundsterling atau sekira Rp10,3 Juta – Rp892 juta.

Akhirnya kritik itu menjalar menjadi protes di kubu penggemar berbentuk penjualan tiket ilegal. UEFA pun khawatir dengan risiko keamanan yang ditimbulkan dari protes ini.

"Tiket apa pun yang ditawarkan untuk dijual oleh pihak ketiga di internet (termasuk di media sosial, pasar, dan platform tiket sekunder) diiklankan dengan melanggar syarat dan ketentuan tiket," UEFA memperingatkan dalam sebuah pernyataan dikutip laman RTE, Kamis (12/5/2022).

"UEFA secara aktif menegakkan syarat dan ketentuan tiketnya, termasuk dengan memantau internet, dan akan mengambil tindakan (termasuk membatalkan tiket) di mana iklan yang tidak sah diidentifikasi,” lanjutnya.

Fans Liverpool

"Selain itu, UEFA sadar bahwa permintaan tiket ke final dapat mengakibatkan tiket palsu memasuki pasar sekunder, seperti yang terjadi di final sebelumnya. Fans disarankan agar tiket palsu tersebut tidak akan masuk ke stadion.

"Untuk menjaga keselamatan dan keamanan para penggemar, pemegang tiket harus menyadari bahwa pemeriksaan akan dilakukan di final dan otoritas lokal di kota-kota akan mengambil tindakan terhadap penjualan kembali tiket yang tidak sah,” pungkas pernyataan UEFA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini