Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Dendam, Jose Mourinho Ternyata Larang AS Roma Cetak Terlalu Banyak Gol saat Lawan Bodo/Glimt

Ilham Sigit Pratama , Jurnalis-Jum'at, 15 April 2022 |12:39 WIB
Tak Dendam, Jose Mourinho Ternyata Larang AS Roma Cetak Terlalu Banyak Gol saat Lawan Bodo/Glimt
Jose Mourinho kala mendampingi AS Roma berlaga. (Foto: Reuters)
A
A
A

ROMA – Fakta menarik tersaji dalam pertemuan AS Roma vs Bodo/Glimt pada leg II perempatfinal Liga Konferensi Eropa 2021-2022. Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, ternyata melarang anak asuhnya untuk mencetak terlalu banyak gol ke gawang Bodo/Glimt.

Mourinho tak merasa dendam, meski AS Roma pernah dipermalukan Bodo/Glimt dalam pertemuan sebelumnya di fase grup Liga Konferensi Eropa. AS Roma kala itu dibantai dengan skor 1-6.

Laga AS Roma vs Bodo/Glimt di Liga Konferensi Eropa 2021-2022. Foto: Reuters

Sebagaimana diketahui, duel seru nan menarik tersaji dalam pertemuan AS Roma vs Bodo/Glimt pada Jumat (15/4/2022) dini hari WIB. AS Roma menang dengan skor 4-0.

Alhasil, Roma mengunci tiket ke semifinal usai menyingkirkan Bodo/Glimt dengan agregat 5-2. Pada laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, tim berjuluk Serigala Ibu Kota berjaya lewat gol Tammy Abraham (5’) dan hattrick Nicolo Zaniolo (23’, 29’, dan 49’).

BACA JUGA: Hasil Drawing Semifinal Liga Konferensi Eropa 2021-2022: Leicester City vs AS Roma dan Feyenoord vs Marseille

Usai laga, Mourinho melontarkan pernyataan menarik. Jawara treble winner bersama Inter Milan itu memerintahkan anak asuhnya agar jangan terlalu banyak mencetak gol ke gawang Bodo/Glimt.

BACA JUGA: Hasil AS Roma vs Bodo/Glimt: Menang 4-0 via Hattrick Nicolo Zaniolo, Giallorossi Lolos ke Semifinal Liga Konferensi Eropa 2021-2022

Mourinho tidak mau anak asuhnya mempermalukan Bodo/Glimt, seperti yang pernah lawannya lakukan kepada timnya di babak grup. Dirinya hanya ingin para pemainnya fokus mengontrol jalannya pertandingan.

“Pada jeda babak pertama, saya berkata kepada pemain saya, jangan coba-coba mempermalukan mereka, jangan mencetak enam gol hanya karena mereka mencetak enam gol melawan kami,” kata Mourinho dilansir laman resmi klub, Jumat (15/4/2022).

“Saya ingin para peman saya tetap fokus masuk ke semifinal dengan cara terbaik, yaitu dengan mendominasi bola, dan permainan,” ucapnya.

Mourinho pun mengakui bahwa pada 10 menit terakhir timnya sempat kelelahan dan kehilangan dominasi permainan. Namun kemudian, dirinya mengaku lega bisa menjadi satu-satunya wakil Italia yang tersisa di panggung Eropa.

Jose Mourinho

“Dapat dimengerti bahwa dalam 10 menit terakhir, semua orang sedikit lelah, dan kami sedikit mundur, bahwa kami mulai memperhatikan waktu sedikit,” paparnya.

“Tetapi, kami kami masih di dalamnya, dan sayangnya kami adalah satu-satunya tim yang tersisa di Eropa,” tutupnya.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement