Share

Lihat Liga Italia Makin Tertinggal dari Kompetisi di Elit Eropa Lainnya, Fabio Capello Geram

Rio Eristiawan, Jurnalis · Sabtu 09 April 2022 03:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 47 2575889 lihat-liga-italia-makin-tertinggal-dari-kompetisi-di-elit-eropa-lainnya-fabio-capello-geram-DsvSA8YaDd.jpg Mantan pelatih ternama asal Italia, Fabio Capello. (Foto: Reuters)

MILAN - Mantan pelatih ternama, Fabio Capello kecewa melihat Liga Italia saat ini. Ia menilai Liga Italia diam di tempat, sementara liga-liga elit Eropa lain seperti Liga Inggris dan Liga Spanyol kini justru berkembang menjadi kompetisi yang lebih baik.

Capello mengungkit gagalnya Tim Nasional (Timnas) Italia lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia menilai hal itu membuat banyak pihak mempertanyakan kualitas kasta sepak bola tertinggi di Italia.

Pasalnya, Timnas Italia tidak tampil di Piala Dunia sebanyak dua edisi secara beruntun. Terlebih, klub-klub Liga Italia juga sering gagal bersaing di ajang Liga Champions, Liga Eropa dan Liga Konferensi Eropa.

AC Milan vs Inter Milan

Capello pun mengatakan Liga Italia tertinggal jauh dengan liga-liga di Eropa lainnya. Ia menilai pertandingan berjalan lambat dan wasit sering memberhentikan pertandingan akibat adanya kontak fisik dan dianggap pelanggaran.

“Sepak bola Italia jauh di belakang yang lain. Bola tidak bergerak cepat, wasit terlalu sering meniup peluit. Mereka terlalu sering menghentikan permainan. Setiap tantangan adalah pelanggaran, jadi tidak pernah ada intensitas,” kata Capello dilansir dari Football Italia, Sabtu (9/4/2022).

Pria asal Italia itu menilai tidak adanya pemain terbaik di Eropa yang didatangkan klub Italia menjadi penyebab utama Liga Italia tidak berkembang. Capello menjelaskan para pemain muda tidak bisa belajar banyak dan kurangnya stadion dan infrastruktur jadi salah satu mundurnya Liga Italia.

“Masalah terbesar tetap bahwa pemain terbaik tidak datang ke Italia lagi. Anda tidak akan belajar apa-apa jika Anda tidak bertemu yang terbaik. Kami membutuhkan stadion dan infrastruktur," jelasnya.

Juvetus vs Inter Milan

Sementara itu, Capello menilai banyaknya campur tangan Politisi, asosiasi Lingkungan dan masih banyak lainya menjadi memperburuk keadaan. Ia menjelaskan pemain muda Italia lebih memilih belajar teknik dari Liga Spanyol dibandingkan taktik.

“Di Italia, semua orang campur tangan. Politisi, asosiasi lingkungan dan sebagainya. Untuk sektor pemuda, mereka yang bertanggung jawab harus melakukan perjalanan ke Spanyol di mana mereka bekerja pada teknik, bukan pada taktik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini