Share

Penyebab PSSI Tolak Bayar Utang Rp671 Miliar yang Ditagih Perusahaan Belgia Target Eleven

Cikal Bintang, Jurnalis · Jum'at 18 Maret 2022 05:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 51 2563585 penyebab-pssi-tolak-bayar-utang-rp671-miliar-yang-ditagih-perusahaan-belgia-target-eleven-vgz3J6YxFP.jpg Berikut penyebab PSSI ogah bayar utang Rp671 miliar ke perusahaan Belgia. (Foto: PSSI)

PENYEBAB PSSI tolak bayar utang Rp671 miliar yang ditagih perusahaan Belgia, Target Eleven, akan dibahas dalam artikel ini. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan nominal di atas bukanlah tanggung jawab PSSI sehingga Federasi Sepakbola Indonesia itu tak perlu membayarnya.

Sebagai informasi, Perusahaan agensi olahraga asal Belgia, Target Eleven dikabarkan telah mengugat PSSI kepada Badan Arbitrase Olahraga (CAS) atas dugaan utang tersebut. Menurut laporan dari media asal Belgia, RTBF, PSSI disebut memiliki utang sebesar USD47 juta atau sekira Rp671 miliar yang harus dibayarkan.

Yunus Nusi

(Sekjen PSSI, Yunus Nusi. (Foto: PSSI)

Utang tersebut tiap waktu bertambah karena ada peningkatan bunga dari hari ke hari akibat tidak adanya penyelesaian. Utang tersebut semakin membengkak karena ternyata PSSI dan Target Eleven  saling bekerjasama sejak 2013.

Menurut pemaparan Manajer Umum Target Eleven, Partrick Mbaya, pihak PSSI sudah menyalahi aturan dan tak membayar kesepakatan yang sudah kedua belah pihak sepakati pada 2013.

Kala itu, Target Eleven ditugaskan PSSI membantu mengelola dua kompetisi liga sepakbola Indonesia dengan rencana 10 tahun ke depan. Namun, PSSI mengatakan tuntutan yang dilayangkan Target Eleven dikabarkan ‘salah alamat’ lantaran saat itu dua kompetisi itu bukanlah tanggung jawab PSSI. Yunus menjelaskan, saat itu dua kompetisi itu dikelola PT Liga Primer Indonesia Sportindo (PT LPIS).

Karena itu, Yunus mengatakan pihaknya saat ini tidak tahu menahu mengenai utang jumbo tersebut. Meski begitu, kini PSSI berupaya untuk menyelesaikan kasus ini. Akan tetapi, Target Eleven bersikeras untuk menggugatnya ke CAS.

‘’PSSI berniat baik untuk menyelesaikan kasus ini. Namun, Target Eleven bersikeras untuk menyeret administrasi sekarang yang tidak tahu menahu mengenai perjanjian yang terjadi hampir satu dekade yang lalu,” papar Yunus dilansir dari laman resmi PSSI, Jumat (18/3/2022).

Yunus Nusi

“Sementara itu, pihak LPIS tidak pernah disinggung dan dilibatkan oleh oleh Target Eleven dalam kasus ini,” tegas Yunus Nusi.

Karena itu, menarik menanti langkah apa yang diambil kedua pihak. Akankah jalur kekeluargaan kembali diambil atau jalur hukum yang harus ditempuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini