“Di akhir pertandingan, presiden PSG Nasser Al-Khelaifi pergi ke ruang ganti dan dilaporkan memukul dan berteriak sambil mencari wasit,” tulis jurnalis COPE Monica Marchante di akun Twitter-nya, @m_marchante.

(Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi)
Hanya saja, kelakuan Nasser Al-Khelaifi direkam salah satu staf Real Madrid. Kesal direkam secara diam-diam, Nasser Al-Khelaifi menghampiri staf Real Madrid tersebut.
Ia meminta staf Real Madrid menghapus video tersebut. Jika tidak dihapus, Nasser Al-Khelaifi akan membunuh staff Real Madrid tersebut.
“Nasser Al-Khelaifi menegur staf Real Madrid untuk menghapus rekaman kemarahannya sambil mengatakan ‘Saya akan membunuh Anda’. Untungnya, pengawal Nasser Al-Khelaifi berhasil menenangkan sang majikan,” tulis COPE.
Jika rekaman staf Real Madrid beredar luas di media sosial nantinya, peluang Nasser Al-Khelaifi mendapat hukuman sangat besar. Tentunya bak jatuh tertimpa tangga. PSG tersingkir dari Liga Champions, sang presiden malah kena hukuman.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.