Share

Penyebab Jakarta International Stadium Tidak Jadi Venue Piala Dunia U-20 2023

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Kamis 03 Maret 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 51 2555678 penyebab-jakarta-international-stadium-tidak-jadi-venue-piala-dunia-u-20-2023-VJ6gdmTND2.jpg Jakarta International Stadium tidak jadi venue Piala Dunia U-20 2023 (Foto: Antara)

JAKARTA - Jakarta International Stadium (JIS) tidak akan menjadi venue Piala Dunia U-20 2023. Hal ini dikonfirmasi oleh Menpora Zainudin Amali.

Amali mengungkapkan itu kala mengunjungi pemusatan latihan perdana Timnas Indonesia U-19 di Stadion Madya, Senayan, Rabu 2 Maret 2022. Amali datang karena undangan PSSI untuk menyaksikan Ronaldo Kwateh dan kolega mempersiapkan diri buat Piala Dunia U-20 tahun depan.

Jakarta International Stadium (Foto: Instagram/@jakinstadium)

Amali mengatakan, Menpora dan PSSI tidak bisa sesuka hati mengubah venue yang akan digunakan. Menurut Menpora, segalanya harus mengacu pada proposal yang sudah disetujui FIFA.

Oleh sebab itu, Amali mengatakan, JIS tidak akan menjadi venue Piala Dunia U-20. Akan tetapi, Amali tidak menutup peluang JIS akan menjadi venue pendamping untuk sesi latihan.

"Saya kira belum ada perubahan, tetap seperti apa yang disetujui oleh FIFA. Sebab, tidak bisa suka-suka kita mengubah-ubah, jadi harus persetujuan FIFA, kamikan setujunya GBK (Gelora Bung Karno)," kata Amali kepada awak media, Kamis (3/3/2022).

"Kami lihat perkembangannya, masih ada waktu satu tahun, bisa juga itu buat latihan, selain venue utama, ada venue pendamping (untuk latihan)" tambahnya.

Lebih lanjut, Amali juga mengungkap, venue dan sarana-prasarana untuk Piala Dunia U-20 sudah siap. Menurut Amali, semuanya sudah selesai direnovasi dan siap dijadikan arena bertarung pemain-pemain muda terbaik dari seluruh penjuru dunia.

Zainudin Amali dan Mochamad Irianto (Foto: MPI/Ilham Sigit)

"Pemerintah sebagai penyelenggara menyiapkan sarana-prasarana di enam kota sekarang, tempat-tempatnya sudah selesia direnovasi, baik mayor maupun minor," tuturnya.

"Awal tahun depan, kami lihat lagi kesiapannya karena lapangannya tanggung jawab pemerintah daerah, disiapkan Pemda. Kami tidak mau ada hal sekecil apa pun yang bisa bikin negara kita malu," pungkas Amali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini